Yang Terbaik Dari Catatan 500 Gol Real Madrid di Liga Champions

Zidane, Figo, Ronaldo

BolaSempak Real Madrid menjadi tim pertama yang mencetak 500 gol di Liga Champions setelah Cristiano Ronaldo membuat mereka unggul di final melawan Juventus pada Minggu dini hari (4/6/2017).

 

Bintang Portugal itu memanfaatkan umpan Dani Carvajal di menit ke-20 untuk menempatkan skuad asuhan Zinedine Zidane unggul di Cardiff. Dan Madrid adalah sisi yang paling sukses dan menambahkan catatan gol terbanyak di kompetisi tersebut.

 

Namun ada beberapa gol spektakuler dan juga indah dari orang-orang seperti Zidane, Ronaldo, Luis Figo dan Ronaldo (Brasil) yang sebelumnya bermain untuk klub ibukota Spanyol tersebut di ajang yang sama.

 

Predrag Mijatovic (vs Juventus, final 1997-98)

Ini mungkin bukan gol tercantik, namun gol oportunistik Mijatovic mengakhiri penantian Madrid selama 32 tahun untuk memenangkan trofi utama Eropa untuk ketujuh kalinya. Ada hal yang kontroversial seputar kemenangan pertama mereka di era Liga Champions, dengan mantan pemain internasional Yugoslavia itu dituduh berada dalam posisi offside saat tendangan awal Roberto Carlos dibelokkan Mark Iuliano dan masuk ke jalur kotak penalti. . Mijatovic tetap tenang dan mencetak satu-satunya gol di menit ke-66 pada pertandingan itu.

 

Steve McManaman (vs Valencia, final 1999-2000)

Carlos melepaskan umpan kepada Fernando Morientes (pencetak gol pembuka di Stade de France) dan dihalau oleh bek Valencia Miroslav Djukic. Namun, McManaman ternyata sudah siap di tepi kotak penalti dan menghasilkan tendangan voli spektakuler dan melewati penjagaan Santiago Canizares ke pojok kanan bawah gawangnya.

 

Zinedine Zidane (vs Bayer Leverkusen, final 2001-02)

Ini mungkin bukan gol terbaik sepanjang masa. Tapi jika ada satu momen yang bisa menggambarkan kehebatan seorang Zidane di lapangan, ini adalah contohnya. Dengan memanfaatkan umpan silang Carlos, mantan pemain timnas Prancis itu berhasil mengendalikan bola dan langsung melepaskan tendangan yang menuju ke arah kiri atas gawang.

 

Luis Figo (vs Manchester United, leg pertama perempat final 2002-03)

Era ‘Galactico’ tampak memiliki pengaruh besar dari kecerdasan Zidane ketika mengecoh Wes Brown dan Gary Neville saat duel di kotak penalti, hal yang membuat Figo yang tidak terjaga di sisi kiri pertahanan Manchester United berhasil melepaskan tembakan melengkung dan melewati penjagaan Fabien Barthez.

 

Ronaldo (vs Manchester United, leg kedua perempat final 2002-03)

Kembalinya Ronaldo mungkin telah berakhir dengan kekalahan 4-3 bagi Madrid, namun upaya Ronaldo membuat raksasa Spanyol itu berhasil lolos ke babak empat besar dan tetap menjadi hal yang sulit dilupakan. Mantan striker timnas Brasil itu membuktikan diri mengapa dia dijuluki ‘O Fenomeno’. Yang pertama adalah finishing yang brilian ketika duel dengan Fabien Barthez, yang kedua adalah kerjasama dengan Carlos dan Zidane, dan yang ketiga adalah penentu dari tim tersebut. Setelah menerima umpan dari Luis Figo, Ronaldo berlari ke arah gawang yang dijaga ketat Wes Brown. Dia menggeser bola dengan kaki kanannya dan melepaskan tembakan dari jarak 25 yard yang membuat publik Old Trafford tercengang.

 

Cristiano Ronaldo (vs Liverpool, fase grup 2014-15)

Ronaldo tidak pernah mencetak gol di Anfield saat menjadi pemain Manchester United, namun ia mengakhiri catatan tersebut saat ia kembali dengan skuad Madrid. Pada menit ke-23, dia bekerja sama dengan Karim Benzema sebelum melepaskan umpan ke James Rodriguez. Pemain asal Kolombia itu memberikan umpan balik ke Ronaldo yang tidak bisa dihalau Dejan Lovren dan Martin Skrtel sehingga Ronaldo berhasil melepaslkan tembakan kencang yang tidak terjangkau Simon Mignolet.