Tidak Sesuai Harapan, Inilah Daftar Pesepakbola Gagal di Premier League Musim 2016/17 (Bagian 2)

Premier League

BolaSempak Banyak klub di Premier League mengeluarkan dana besar untuk seorang pemain yang berlabel bintang, dengan harapan pemain yang didatangkan bisa membawa pengaruh positif hingga berkontribusi dalam meraih trofi musim ini.

 

Namun hal semacam itu sulit diprediksi dan justru membuat beberapa klub mengalami “kerugian”, jadi seperti artikel sebelumnya, siapa sajakah pesepakbola Premier League musim ini yang gagal memenuhi potensinya ?

 

CM: MARK NOBLE (WEST HAM UNITED)

Permainan Noble dapat menaikkan beberapa pendapat, namun gelandang tersebut memiliki penurunan di 10 bulan terakhir setelah musim 2015/16.

West Ham yang sebelumnya meraih posisi ke-7 klasemen, harus puas dengan status sebagai klub yang berjuang melawan degradasi dengan seorang kapten tim yang masuk dalam skuad Inggris di Euro 2016  setahun yang lalu.

 

CM: GIANNELLI IMBULA (STOKE CITY)

Sebagian besar pengeluaran besar Stoke dalam beberapa musim terakhir tidak diketahui, tapi sulit untuk mengabaikan penandatanganan senilai £18,3 juta yang hanya menghasilkan kegagalan.

Ditandatangani dari Porto pada Januari 2016, Imbula bermain apik di paruh kedua musim 2015/16, namun dia hanya bermain 12 pertandingan pada musim 2016/17 dan berhasil bertahan tujuh menit setelah pergantian tahun. Gelandang asal Prancis itu sangat terkait dengan kepergian di musim panas.

 

LM: JORDON IBE (BOURNEMOUTH)

Tentang masalah pemain yang direkrut dengan dana besar di klub ini bisa dilihat dari Ibe, pemain yang dianggap baik di Liverpool tapi tidak mendapatkan banyak waktu bermain. Manajer Cherries, Eddie Howe, berharap bisa mengubahnya, membayar £15 juta untuk pemain berusia 21 tahun tersebut pada Juli tahun lalu.

Namun hal itu belum memperbaiki penampilannya, dengan tanpa gol dalam 25 pertandingan liga musim ini.

 

FW: VINCENT JANSSEN (TOTTENHAM HOTSPURS)

Dengan keinginan mengurangi beban pada Harry Kane di White Hart Lane, ketua Daniel Levy melepaskan dana £17 juta untuk mendapatkan jasa Janssen. Mantan striker AZ Alkmaar itu hanya berhasil mencetak dua gol liga dalam 25 pertandingan, salah satunya adalah melalui penalti.

Janssen bekerja keras, namun saat ini terlihatditakdirkan menjadi striker “flop” lainnya dari Eredivisie.

 

FW: AHMED MUSA (LEICESTER CITY)

Setelah memenangkan gelar dengan cara yang luar biasa dan mempersiapkan diri untuk debut di Liga Champions, Leicester melepaskan dana £16 juta (sebelum mengucurkan dana £28 juta untuk Islam Slimani) pada Musa musim panas lalu.

Pemain berusia 24 tahun itu dimaksudkan untuk membantu The Fox ke tingkat berikutnya. Sebagai gantinya, saat klub itu mengalami kesulitan di dalam negeri, Musa semakin menjadi sosok perifer. Sejak pemulihan klub di bawah kepelatihan Craig Shakespeare, pemain internasional Nigeria itu hanya tampil tiga dari 12 pertandingan.

 

MANAJER: MARK HUGHES (STOKE CITY)

Ada beberapa kandidat untuk musim yang dianggap kurang berprestasi, namun Hughes sering kali menjadi patokan.

Pria asal Wales itu akan mengakhiri musim keempatnya sebagai manajer Stoke, setelah menyelesaikan tiga musim terakhir di posisi 10 besar klasemen, namun kali ini hanya berhasil membawa klubnya ke posisi 13 klasemen.

Catatan itu memadai, tapi itu adalah kurangnya kemajuan bagi karir Hughes. Selama dua tahun terakhir, dia menghabiskan lebih dari £70 juta untuk transfer termasuk Imbula dan Saido Berahino, dan juga memiliki jasa dari para pemain bintang seperti Xherdan Shaqiri dan Marko Arnautovic, namun Potters masih mengalami kemunduran.