Striker “Tanpa Skill”

Filippo Inzaghi, atau yang akrab disapa Pippo bukan seorang striker dengan kemampuan dribel mumpuni atau teknik yang tinggi. Untuk ukuran tubuh pun Pippo cenderung kerempeng dengan tinggi 1,81 meter- normal untuk ukuran eropa.

 

Bila dibandingkan dengan Messi, Ronaldo, Weah, ataupun striker dunia lainnya, Inzaghi terlihat sangat “culun” dalam kategori membawa bola, bentuk badan, dll. Tetapi satu hal yang membuat Inzaghi menjadi striker kelas dunia adalah kemampuan mengambil posisi. Seorang Pippo mampu mengaplikasikan konsep the right man in the right place dalam dunia sepakbola secara elegan.

 

Pippo merupakan poacher sejati, yaitu penyerang dengan kemampuan finishing hebat. Pippo tidak perlu 90 menit untuk terlihat berkontribusi dalam lapangan. Cukup satu momen untuk ia unjuk aksi dan mempengaruhi hasil pertandingan.

 

Pippo dibekali dengan sense of positioning yang bagus dan ketenangan luar biasa. Tidak banyak pesepakbola sepertinya. Kemampuan yang dimilikinya adalah kombinasi dari bakat sejak lahir serta daya adaptasinya dalam kondisi dan situasi pada sebuah pertandingan.

 

Untuk menggambarkan kemampuan spesial Inzhagi kita bisa mengutip pernyataan dari mendiang Johan Cruyff: ”Begini, sebenarnya dia tidak bisa bermain sepakbola. Hanya saja, dia selalu berada di posisi yang tepat”

 

Seorang striker yang hanya tidak ada duanya dan hanya kita liat 1 kali dalam hidup ini, Fillipo Inzaghi