Siapa Yang Memiliki Tim Terkuat ? Real Madrid atau Juventus?

JuveVSReal

BolaSempakDengan Real Madrid dan Juventus telah membungkus gelar domestik dalam beberapa pekan terakhir, ini hanya terlihat sebagai antisipasi kekecewaan di final Liga Champions pada hari Sabtu (3/6/2017).

 

Sepanjang tahap gugur dari kompetisi musim ini, kedua belah pihak telah membuktikan diri layak mendapatkan gelar di Cardiff, dengan mengalahkan klub-klub besar seperti Bayern Munich, Atletico Madrid, Barcelona dan Monaco.

 

Dan menjelang dua raksasa Eropa ini bertemu, ada beberapa sisi yang dianggap menarik untuk dibahas, salah satunya adalah kekuatan kedua tim berdasarkan para pemain utama yang dimiliki.

 

 

REAL MADRID (4-3-3)

Keylor Navas: 7/10

Sejak kepergian Iker Casillas, Navas telah membuktikan dirinya sebagai pemain reguler, memainkan peran kunci dalam meraih gelar Eropa musim lalu. Namun desas-desus tentang perpindahan David de Gea tetap ada.

 

Danilo: 6/10

Sebelumnya, pemain ini dianggap lemah dalam pertahanan, namun Danilo telah berjuang dan cedera yang dialami Dani Carvajal memberinya kesempatan di final.

 

Sergio Ramos: 9/10

Pemimpin Madrid dan seseorang yang memiliki kesempatan besar. Karakter yang penuh warna dan salah satu bek terbaik dunia, Ramos mencetak dua gol di dua babak final teeakhir.

 

Raphael Varane: 8/10

Varane akan mendapat keuntungan dari masalah cedera yang dialami Pepe, namun ia juga bukan pemain yang akrab dengan tempat cadangan. Cepat, kuat dan berkelas pada bola, pemain internasional Prancis itu pantas mendapat tempat utama.

 

Marcelo: 8/10

Seperti Madrid yang telah menegaskan kembali dominas di Eropa, Marcelo telah membuktikan dirinya sebagai salah satu punggawa terbaik dunia. Dia adalah salah satu bek kiri terbaik dunia.

 

Casemiro: 7/10

Perannya bukan yang paling menentukan, tapi Casemiro adalah “mesin” yang penting saat di lini tengah dan memberi bola pada rekan satu timnya dengan cara yang lebih kreatif.

 

Toni Kroos: 8/10

Pemain berusia 27 tahun itu adalah tokoh sentral bagi klub dan negaranya, dengan kemampuan passing yang sering menentukan hasil pertandingan.

 

Luka Modric: 9/10

Tidak banyak gelandang yang lebih baik dari pada Modric di planet ini. Dia bisa menggiring bola dan menembak dari jarak jauh, bermain di depan pertahanan Real Madrid.

 

Gareth Bale: 8/10

Pernah menjadi pemain termahal di dunia, Bale telah mengalami musim yang cukup terhambat sejak menjadi bintang di Euro 2016. Namun, ia tetap mempertahankan kemampuan dan kepercayaan diri untuk mencetak gol.

 

Cristiano Ronaldo: 10/10

Ronaldo sudah lama terbentuk sebagai yang terbaik di dunia. Bagaimanapun dia akan turun sebagai salah satu pencetak gol terbaik sepanjang sejarah.

 

Karim Benzema: 8/10

Relatif tak terduga di samping rekan-rekannya, Benzema terus mencetak gol demi gol. Juve tidak boleh memberinya ruang dalam jarak 20 yard dari gawang.

 

 

JUVENTUS (3-4-3)

Gianluigi Buffon: 9/10

Dia mungkin berusia 39 tahun, namun Buffon tetap menjadi salah satu kiper terbaik di dunia. Pengalamannya lebih dari sekedar kemampuan dan berhasil membawa Juve ke final.

 

Andrea Barzagli: 7/10

Seperti Buffon, Barzagli yang berusia 36 tahun memiliki banyak pengalaman untuk diandalkan. Bale, Benzema dan Cristiano akan mengalami masa-masa sulit melawan lini belakang Juve.

 

Leonardo Bonucci: 9/10

Salah satu bek terbaik di Eropa dan terkait dengan sejumlah raksasa Eropa, Bonucci akan menjadi pusat kekompakan di lini belakang.

 

Giorgio Chiellini: 8/10

Di samping Bonucci, Chiellini menjadi sosok menentukan melawan Barca di perempat final. Setelah absen pada final 2015, dia bertekad membuat perbedaan kali ini.

 

Dani Alves: 8/10

Perubahan yang memiliki lebih banyak perhatian, transfer Alves dari Barca adalah salah satu yang terbaik musim ini. Dia luar biasa.

 

Miralem Pjanic: 8/10

Perekrutan lain musim ini, Pjanic telah beradaptasi dengan cepat di tim pemenang. Kualitasnya sangat penting dalam menciptakan peluang bagi para striker Juve.

 

Sami Khedira: 7/10

Khedira adalah salah satu pencetak skor terendah untuk bermain di Cardiff. Melawan mantan timnya, gelandang internasional Jerman tersebut akan memaksakan diri masuk ke lini tengah.

 

Alex Sandro: 8/10

Sandro hanya memiliki enam caps untuk timnas Brasil. Sebagian besar karena absennya Marcelo dan dia akan berambisi menunjukkan kualitas yang jauh lebih baik.

 

Paulo Dybala: 9/10

Sementara penghitungan gol Dybala tidak terlihat cukup baik musim ini, tingkat kinerjanya tidak bisa diremehkan. Dua gol mengagumkan di babak delapan besar melawan Barca dan membuatnya dibandingkan dengan Messi.

 

Gonzalo Higuain: 9/10

Bagian terakhir dari teka-teki Juve. Higuain menjadi bahan olok-olok sejak dibeli dengan harga tinggi, namun dia membuktikan diri saat melawan Monaco di semifinal.

 

Mario Mandzukic: 6/10

Kedatangan Higuain telah mendorong Mandzukic keluar dari sorotan, tapi dia telah berkembang dengan baik. Sementara dia mungkin kurang berbakat dibanding rekan-rekannya, dia tetap menjadi ancaman.