Real Madrid vs Paris Saint-Germain, Ronaldo vs Neymar

bolasempak.com Pada dini hari nanti, Neymar akan memulai dinasti baru Paris Saint-Germain di mana dia akan menjadi ‘senjata utama’ menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions.

 

Striker asal Brasil itu tampaknya termotivasi oleh keinginan untuk memenangkan Ballon d’Or saat pindah ke PSG dari Barcelona pada Agustus lalu, dan ingin menyingkirkan sang juara bertahan Eropa sebagai pembuktian.

 

Meningkatnya performa Neymar bersamaan dengan inkonsistensi Cristiano Ronaldo dalam beberapa bulan terakhir, namun ikon Portugal itu tampaknya mulai menemukan ritme permainan seperti biasanya.

 

Dengan standarnya, Ronaldo telah mencetak 7 gol dalam 4 pertandingan terakhir di La Liga, dan bahkan dia memiliki 9 gol di Liga Champions musim ini.

 

Apakah Neymar layak disandingkan dengan Ronaldo masih jadi perdebatan. Namun ada hal menarik terkait statistik dua bintang sepakbola tersebut.

 

  • 27 – Neymar mencetak rata-rata 1 gol per pertandingan di semua kompetisi. Ronaldo memiliki 23 gol dalam 28 pertandingan sepanjang musim ini, meski rata-rata golnya setiap 102 menit merupakan sesuatu yang paling tidak efisien sejak bergabung dengan Madrid pada 2009 lalu.
  • 9 – Liga Champions tetap menjadi arena favorit Ronaldo. Dia mencetak gol dalam 6 pertandingan fase grup, memiliki 9 gol dan unggul atas Neymar.
  • 5 – Kedua pemain telah meningkatkan penghitungan mereka dengan mengkonversi 5 gol dari titik penalti.
  • 188 – Ronaldo telah melakukan sejumlah besar tembakan ke arah gawang dan Neymar memiliki 126 percobaan. Keduanya juga telah mencatat 72 dan 58 shoot-on-target masing-masing.
  • 14 – Neymar telah memberi lebih banyak assist untuk rekan satu timnya dibandingkan Ronaldo bersama Madrid (5 assist). Mantan pemain striker Barca ini telah menciptakan 89 peluang sedangkan Ronaldo membuat 35 peluang.

 

 

Kesimpulan

Meskipun belum menemukan bentuk terbaik, Ronaldo tetap diandalkan untuk menjebol gawang lawan, sementara Neymar belum benar-benar menjadi bomber utama di PSG.

 

Statistik tentang penampilan masing-masing pemain lebih mungkin lebih instruktif. Hari-hari Ronaldo untuk membuat dribble akurat tidak seperti dulu, dan cukup jelas bahwa Neymar lebih unggul dan juga ketika membuat peluang.

 

Dengan anggapan bahwa bintang asal Brasil itu bisa menjadi pewaris Ronaldo dalam waktu dekat di Real Madrid, tampaknya akan sulit terjadi karena faktor biaya. Tapi jika memang memungkinkan, dengan statistik yang disebutkan, Neymar bisa menjadi pemain sayap kiri yang handal seperti Ronaldo ketika muda, dan pemain Portugal itu tampaknya kini lebih memiliki karakter sebagai ‘nomor 9 murni’.