Mkhitaryan: Manchester United Bukan Klub Impian Saya

Henrikh Mkhitaryan

BolaSempak Manchester United mungkin bukanlah klub impian Henrikh Mkhitaryan, tetapi tantangan yang ditawarkan mereka cukup untuk meyakinkan dia pergi dari Borussia Dortmund menuju Premier League.

 

Mkhitaryan membuktikan dirinya sebagai salah satu properti terpanas di sepak bola Eropa selama bermain tiga musim di Bundesliga, gelandang itu telah mencetak 41 gol dan menciptakan 49 assist di 140 penampilan di semua kompetisi bersama Die Borussien.

 

Tentu saja Dortmund merasa kesulitan saat Manchester United mengungkapkan minat pada pemain internasional Armenia itu, dan akhirnya Mkhitaryan yang kini berusia 28 tahun memilih untuk bergabung ke sisi Old Trafford.

 

“Manchester United mungkin bukan menjadi klub impian saya, tetapi mereka selalu di antara klub-klub terbaik di dunia bagi saya,” kata Mkhitaryan pada Sport Bild.

 

“Manchester United adalah klub yang lebih besar dari Borussia Dortmund, semua orang tahu itu dan kami hanya harus menerima itu. Ini adalah tantangan baru bagi saya dan saya benar-benar tidak bisa menolaknya.”

 

Beberapa pihak menyatakan keputusan Mkhitaryan untuk meninggalkan Dortmund karena alasan keuangan, tetapi ia telah menolak klaim tersebut.

 

“Saya merasa sulit untuk memahami kritik yang dibuat saat saya bergabung dengan United untuk masalah uang. Itu adalah kabar dan pernyataan yang sangat salah,” tambahnya. “Jika uang adalah segalanya bagi saya, maka saya pasti sudah pergi dari Shakhtar Donetsk untuk Anzhi Makhachkala daripada Borussia Dortmund.

 

“Tapi bukan itu yang saya inginkan. Saya ingin terus berkembang sebagai pesepakbola profesional. Keputusan saya untuk meninggalkan Dortmund itu bukan keputusan terhadap klub. Itu hanya waktu untuk mendapatkan tantangan baru.”

 

Kemudian juga, kapten timnas Armenia itu membahas awal yang sulit ketika bergabung dengan The Red Devils musim ini. Dia mengatakan: “Sangat sulit, terutama ketika harus datang ke klub besar dan penuh tuntutan dengan kondisi cedera.

 

“Saya datang dalam kebugaran yang cukup buruk dan ketika bermain pertama kali, benar-benar mengecewakan dan jauh dari harapan. Dan akhirnya manajer memutuskan untuk memberi saya waktu untuk beradaptasi.

 

“Saya tahu hal itu mengangkat banyak rumor, tapi saya menunjukkan ingin bertahan dan akhirnya saya berhasil mendapatkan apa yang diinginkan.”