Mario Gotze, Dikritik Michael Ballack dan Dibela Luis Figo

Mario Gotze

BolaSempak Mario Gotze telah gagal untuk mempertahankan potensi dalam karirnya, kata Michael Ballack, namun gelandang Borussia Dortmund itu mendapatkan pembelaan dari Luis Figo.

 

Karir Gotze meroket sejak lulus dari akademi Dortmund dan memenangkan gelar Bundesliga beruntun pada tahun 2011 dan 2012, sebelum dia bergabung dengan Bayern Munich pada tahun 2013.

 

Dia tampaknya memiliki dunia di kakinya ketika mencetak gol kemenangan di Piala Dunia 2014 saat Jerman berhasil mengatasi Argentina, tapi Gotze justru terlihat kesulitan untuk mendapat waktu bermain di Allianz Arena di bawah kepelatihan Pep Guardiola dan hal itu membuat karirnya seperti menghilang.

 

Dan akhirnya si pemain kembali Dortmund ada awal musim ini, tapi Gotze masih gagal membuat kesan yang sama seperti musim pertamanya di Signal Iduna Park dan dia hanya mencetak satu gol dalam sembilan pertandingan liga sejauh musim ini.

 

Gotze absen saat Dortmund kalah di babak 16 besar Liga Champions melawan Benfica karena cedera, dan mantan gelandang Bayern, Ballack, mempertanyakan apakah pemain itu ingin berjuang menemukan kembali performa terbaiknya.

 

“Ketika saya melihat Mario Gotze, perkembangannya tidak ke arah yang benar,” kata Ballack pada Sport Bild. “Dia memiliki kualitas yang luar biasa, tapi dia belum mencapai potensi untuk alasan apa pun.

 

“Kharismanya tidak begitu baik, sesama pemain, pelatih, fans dan media tidak merasa bahwa ia sedang berjuang melawan situasi seperti saat ini. Dia memiliki karakter yang lebih pendiam sebagai pemain.”

 

Namun, dalam wawancara terpisah dengan Bild, legenda Portugal dan Real Madrid Luis Figo mengatakan Gotze adalah bakat terbaik Jerman saat ini.

 

“Gotze adalah pesepakbola terbaik di Jerman,” katanya. “Dia memiliki bakat seperti biasanya, dia hanya bisa melakukan semuanya dengan bola di kakinya.

 

“Saya menganggap dia adalah pemain dengan kemampuan yang cukup luar biasa, saya sangat menyukainya.”