Ikon Ajax, Piet Keizer, Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Piet Keizer

BolaSempakLegenda Ajax, Piet Keizer, telah meninggal pada usia 73 tahun setelah mengalami sakit, pemenang 33 kali Eredivisie telah mengkonfirmasi.

 

Pemain sayap kiri itu adalah seorang one man club dan membuat 490 penampilan untuk Ajax antara 1961 dan 1974, mencetak 189 gol dan membangun dirinya sebagai anggota integral dari skuad asuhan Rinus Michels yang memiliki gaya bermain Total Football dari akhir 60-an dan awal 70-an.

 

Keizer berada dalam posisi keempat sebagai pencetak gol terbanyak untuk Ajax di belakang mantan rekan-rekannya seperti Sjaak Swart dan Wim Suurbier, bersama dengan Danny Blind. Hanya Henk Groot, Swart, Johan Cruyff dan Piet van Reenen yang memiliki lebih banyak gol.

 

Di bawah Michels pada tahun 1971 dan penggantinya Stefan Kovacs pada tahun 1972 dan 1973, generasi Ajax mencapai puncaknya dengan memenangkan tiga Piala Eropa berturut-turut.

 

Keizer bermain di setiap kemenangan pada pertandingan final atas Panathinaikos, Inter dan Juventus dan diakui sebagai bintang tim bersama Cruyff dan Johan Neeskens.

 

Koleksi medalinya juga termasuk enam gelar Eredivisie, empat Piala KNVB, dua Piala Super UEFA dan Piala Intercontinental di tahun 1972.

 

Sebuah tribute diposting oleh Ajax di website resmi mereka yang menggambarkan bagaimana ada “dua sekolah” dari pendukung di klub Amsterdam, yang memuja Cruyff dan Keizer masing-masing.

 

“Perselisihan serupa terjadi di antara penggemar The Beatles dan Rolling Stones,” menurut pernyataan web tersebut. “Keduanya selalu menjadi kenangan indah bagi klub dan selalu menjadi acuan kesuksesan klub.”

 

Bermain 34 kali untuk negaranya, Keizer membantu Belanda ke final Piala Dunia 1974 dan mencetak 11 gol untuk Oranje.

 

Ajax akan mengenakan ban lengan hitam melawan Sparta Rotterdam untuk memberikan penghormatan kepada Keizer dan mengheningkan cipta satu menit sebelum pertandingan hari ini.