Guardiola Puji Philipp Lahm: Dia Adalah Sosok Yang Istimewa Bagi Saya

Guardiola dan Lahm

BolaSempak Pep Guardiola memuji Philipp Lahm sebagai “orang istimewa dalam hidup saya” mengikuti pengumuman pensiun dari kapten Bayern Munich tersebut.

 

Lahm, yang juga menjadi kapten Jerman untuk menjuarai Piala Dunia 2014, berada di bawah kontrak di Allianz Arena sampai akhir musim depan, tetapi mengumumkan bahwa ia akan gantung sepatu pada akhir musim ini.

 

Secara luas Lahm diakui sebagai salah satu full-back terbaik di dunia sepakbola saat Guardiola mengambil kendali Bayern setelah Jupp Heynckes memberikan treble pada tahun 2013, dan Lahm telah dimainkan ke berbagai lini tengah dengan hasil yang mengesankan menurut mantan pelatih Barcelona tersebut.

 

Berbicara pada konferensi persnya, Guardiola memuji Lahm sebagai pemain dan seorang pria.

 

“Philipp adalah dan merupakan orang yang istimewa dalam hidup saya,” katanya dalam konferensi pers. “Tidak mudah bagi seorang pria Catalan untuk pergi ke Jerman setelah tim itu mencapai treble, mulai belajar bahasa Jerman dan terlibat dalam budaya itu. Dia banyak membantu saya dan sangat berguna di lapangan.

 

“Dia adalah salah satu pemain yang paling fantastis yang pernah saya latih dalam hidup saya. Bahkan berbicara tentang pemain yang paling cerdas, dia adalah salah satu dari mereka.

 

“Sepakbola akan kehilangan salah satu pemain terbaik yang pernah saya lihat. Dia bisa bermain di 10 posisi, tidak ada masalah, karena ia memahami sepak bola dengan sempurna.

 

“Saya tahu ketika saya kembali ke Munich untuk melihat teman-teman saya, dia akan berada di sana dan itu adalah hadiah yang paling berharga bagi seorang pelatih. Itu adalah kehormatan besar bagi saya untuk menjadi pelatihnya.

 

“Saya sedikit sedih karena saya pikir ia masih memiliki sepak bola di kakinya untuk terus bermain, tapi tidak di kepalanya dan itu sebabnya ia memutuskan pensiun.”

 

Lahm menawarkan jaminan bahwa ia akan kembali ke Bayern dalam beberapa kapasitas, yang dirumorkan akan berperan sebagai direktur olahraga.

 

Hal tersebut disambut Guardiola karena yakin mantan anak asuhnya tersebut adalah sosok jenius di dunia sepak bola.

 

“Saya berharap dia sekeluarga memiliki masa depan dan mudah-mudahan ia terlibat dalam sepak bola lebih cepat,” katanya. “Dia memiliki karakter yang luar biasa dans aya yakin banyak hal yang bisa dipimpinnya.”