Gareth Bale Berikan Pandangan Terkait Premier League dan La Liga

Gareth Bale

BolaSempakBintang Real Madrid, Gareth Bale, percaya kurangnya istirahat pada pertengahan musim dan kompetisi domestik yang tanpa henti membuat sisi Premier League kesulitan jika bermain di turnamen Eropa.

 

Bale telah memenangkan Liga Champions dua kali sejak meninggalkan Tottenham untuk klub ibukota Spanyol pada tahun 2013, melihat manfaat jeda istirahat pada periode Natal untuk menyegarkan diri dan menjadi omen evaluasi.

 

Madrid mengalahkan Napoli di babak 16 besar Liga Champions dengan agregat 6-2, sementara Arsenal harus mengakui kekalahan agregat 10-2 melawan Bayern Munich.

 

Manchester City harus menelan pil pahit karena kalah gol tandang dengan agregat 6-6 dari Monaco dan Leicester menjadi satu-satunya klub asal Inggris yang melaju ke perempat final setelah mengalahkan Sevilla dengan agregat 3-2. Hal tersebut membuat Bale merasa berkurangnya kontingen Premier League di Eropa karena sistem kompetisi domestik yang diterapkan.

 

“Saya pikir saya tahu mengapa (kegagalan klub-klub Premier League di Eropa). Tetapi Anda tidak dapat mengubahnya. Ini tentang internal liga tersebut, dalam setiap pertandingan Premier League, Anda harus berada di kondisi 100% selama 90 menit atau Anda kalah,” kata Bale, seperti dikutip The Sun.

 

“Tim Spanyol pasti tahu mereka memiliki keterbatasa. Hal itu juga yang membuat kompetisi di Spanyol, Italia dan Jerman memanfaatkan kondisi yang tepat untuk memberikan waktu liburan musim dingin.

 

“Juga di Spanyol, Anda bisa sampai di babak pertama melawan klub papan bawah dan Anda dapat memanfaatkan semua peluang untuk membalikkan keadaan.

 

“Jika Anda mencoba hanya 45 menit maka Anda tidak akan memenangkan pertandingan di Premier League. Jelas, kami masih bermain, tapi itu tidak pada saat yang sama dengan intensitas 110%.

 

“Dan istirahat musim dingin sangat berpengaruh. Di Inggris Anda akan bermain empat atau lima pertandingan dan kami disini tidak bermain sebanyak itu. Disana, Anda tidak mendapatkan banyak hari libur dan itu benar-benar menyurutkan motivasi Anda.”

 

Sementara ia masih mengagumi keunggulan kompetitif di Premier League, Bale percaya klub-klub di La Liga bisa berbicara banyak di pentas Eropa dan masih bisa bersaing sengit di dalam negeri.

 

“Dengan 20 tim Premier League, mereka bisa saling mengalahkan tanpa melihat posisi klasemen dan ada perbedaan dengan disini. La Liga memiliki kesenjangan karena hanya beberapa tim yang benar-benar bisa ke papan atas, tapi semuanya semakin berkembang. Perlu diingat juga perwakilan Spanyol lebih baik saat bermain di Eropa.

 

“Saya juga merasa tujuh besar di Spanyol benar-benar kuat dan di kompetisi Eropa, Anda jelas punya Real Madrid dan Barcelona, Atletico Madrid telah dua kali ke final dan Sevilla telah memenangkan tiga Liga Europa beruntun.

 

“Premier League adalah yang paling kompetitif, tetapi tim yang selalu tampil di Eropa adalah dari Spanyol.”