Dybala dan Legenda Juventus Bernomor Punggung 10

BolaSempak Paulo Dybala dipastikan menggunakan nomor 10 pada musim ini, dimana nomor itu adalah salah satu yang dianggap kramat dalam sepakbola Italia.

 

Seperti nomor 3 di Milan atau nomor 7 di Manchester United, angka-angka tersebut membawa menjadi ikon sepakbola karena telah dikenakan oleh beberapa pemain terbesar sepanjang sejarah.

 

Paul Pogba dan Carlos Tevez adalah pemain yang terakhir menggunakan nomor 10 di Juventus, namun siapa sajakah legenda dari klub berjuluk Bianconeri itu yang bisa dikatakan sukses ?

 

 

Omar Sivori

Omar Sivori bermain untuk Bianconeri sebelum nomor punggung bebas dipilih, di mana starting XI hanya memakai nomor 1 sampai dengan 11, dan bisa dibilang dia adalah pemain pertama yang menjadi ikon dengan nomor 10 di kota Turin.

Sivori menghabiskan delapan musim di raksasa Turin, memenangkan tiga Scudetto dan mencetak 174 gol dalam 259 pertandingan.

 

Liam Brady

Liam Brady mungkin hanya bermain sebentar untuk Juve, menghabiskan dua musim bersama Bianconeri setelah menandatangani kontrak dari Arsenal, namun dampaknya sangat besar.

Pemain asal Irlandia itu memenangkan Scudetto dalam dua musim bersama Juventus, mencetak gol penalti yang memenangkan Serie A pada tahun 1982.

 

Michel Platini

Brady adalah tokoh populer di kalangan Juventini, namun kedatangan Michel Platini segera membuat mereka melupakan keraguan yang mungkin mereka miliki tentang kepergian orang Irlandia tersebut.

Masuk pada musim panas 1982, Platini mencetak 28 gol dalam 48 pertandingan pada musim pertamanya, meski Roma menyingkirkan sang Nyonya Tua untuk meraih Scudetto.

Bagaimanapun dua gelar liga beruntun dengan Bianconeri akhirnya berbuah kemenangan di ajang Piala Eropa pada tahun 1985, meskipun berada di bawah bayang-bayang Heysel.

Platini dianggap sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa, dan memenangkan Ballon d’Or selama tiga tahun berturut-turut antara tahun 1983 hingga 1985.

 

Roberto Baggio

Ada kerusuhan jalan-jalan kota Florence Roberto Baggio ke Turin dengan nilai transfer rekor dunia, begitulah kecintaan fans Fiorentina untuk pesepakbola berjuluk ‘il Divin Codino’.

Dalam lima musim di Stadion Delle Alpi, Baggio menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terhebat dunia, memenangkan Scudetto, Coppa Italia dan Piala UEFA.

Rekornya adalah 115 gol dalam 200 pertandingan, namun pada tahun 1995 ia pindah ke Milan untuk memberi kesempatan pada pemain muda di Juventus.

 

Alessandro Del Piero

Alex Del Piero bergabung dengan Juventus dari Padova pada tahun 1993, namun tidak mewarisi nomor 10 selama dua tahun.

Menempatkan begitu banyak kepercayaan pada pemain muda, dengan mengorbankan Baggio, Juve berjudi tapi terbayarkan oleh hasilnya.

Pada saat dia meninggalkan klub pada tahun 2012, Del Piero telah membuktikan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa – 290 gol – dan juga bermain lebih banyak – 705 – untuk klub dibandingkan siapa pun.

Pesepakbola berjuluk Pinturicchio itu memenangkan delapan Scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions, tapi kesetiaannya adalah yang paling berkesan bagi para penggemar.

Ketika dua dari Scudetto tersebut dicabut dalam skandal Calciopoli, Juve terdegradasi ke Serie B, namun Del Piero tetap bertahan.

Dia adalah pencetak gol terbanyak di divisi dua, kemudian mengulangi prestasi yang sama di Serie A, sebelum meraih Scudetto di musim 2011-12.

Dalam jajaran pemain hebat yang telah mengenakan garis hitam dan putih, dia adalah legenda Juventus yang paling hebat.