Dimana Mereka Sekarang? Tim Arsenal Pertama Yang Dipimpin Arsene Wenger (Bagian 1)

Arsenal 1996

BolaSempakArsene Wenger memilih untuk tidak mengubah komposisi starting XI Arsenal untuk pertandingan pertamanya bertanggung jawab – menang 2-0 di Blackburn pada bulan Oktober 1996 – tapi mengganggu pemain dengan memanggil mereka ke ballroom hotel untuk melakukan sesi pemanasan dan peregangan.

 

Dia juga melarang kebiasaan para pemain pra-pertandingan, yang mengarah ke protes pada manajer dalam perjalanan pulang dari pertandingan. Dan berikut adalah para pemain yang mengawali karir manajer asal Prancis itu.

 

DAVID SEAMAN

Kiper berkumis itu menjadi pemain favorit di kalangan penggemar Arsenal, didatangkan dari QPR pada tahun 1990. Ia memainkan peran kunci dalam keberhasilan mereka di bawah George Graham pada awal dekade, dan menaikkan reputasinya dengan menyelamatkan tiga penalti di semi final Piala Winners melawan Sampdoria, meski bermain dengan dua tulang rusuk yang retak.

Prestasinya agak dikotori agak oleh bola lob yang dieksekusi Mohamed Nayim di final kompetisi itu, tapi penilaian terhadap Seaman tetap tinggi saat Wenger tiba.

Seaman melewatkan sebagian besar musim pertama dengan cedera, tapi dia tetap menjadi pilihan pertama di bawah Wenger, akhirnya dia bermain lebih dari 400 pertandingan untuk Arsenal sebelum meninggalkan klub untuk bergabung dengan Manchester City pada tahun 2003. Sejak pensiun pada tahun 2004 di usia 40 tahun, dia memenangkan serangkaian penghargaan termasuk menjaurai Premier League 20014.

 

LEE DIXON

Hadiah terbesar George Graham untuk Arsenal adalah sosok luar biasa di lini pertahanan, sehingga Seaman bisa lebih leluasa untuk mengeksplor kemampuannya di bawah mistar gawang. Yang dijadikan sebagai bek kanan untuk pertandingan pertama adalah Dixon, yang menjadi andalan The Gunners sejak bergabung dari Stoke pada tahun 1988 dan telah memenangkan dua gelar Divisi Utama, Piala FA dan Piala Winners.

Dixon tetap pilihan pertama di bawah Wenger sampai kemenangan di musim 2001/02, ketika ia pensiun pada usia 38 thaun. Sejak itu, dia membangun reputasi sebagai salah satu pakar sepakbola yang lebih baik.

 

STEVE BOULD

Bould juga bagian dari perekrutan yang dibuat Graham. Dia ditandatangani pada bulan Juni 1988, tetapi ketika Wenger tiba untuk menggantikan Bruce Rioch, dia sudah berusia 34 tahun dan dianggap segera meninggalkan klub dan membuat jalan bagi Martin Keown.

Sebaliknya, Wenger memilih untuk menyebarkan lima pemain belakang di sebagian musim pertama, dan Bould memainkan peran kunci dalam kemenangan Arsenal di musim 1997/98 sebelum meninggalkan klub untuk bergabung Sunderland pada musim panas 1999. Setelah pensiun, ia bekerja dengan sistem akademi, dan sejak 2012 dijadikan asisten manajer Wenger.

 

TONY ADAMS

Beberapa minggu sebelum kedatangan Wenger, Adams akhirnya mengakui kepada dunia bahwa dia adalah seorang pecandu alkohol. Bek itu telah berjuang dengan penyakit sejak pertengahan 1980-an, dan bahkan mengaku memainkan pertandingan sambil mabuk. Wenger terjebak oleh status kapten klub, dan perubahan untuk diet dan gaya hidup pemain Arsenal tidak diragukan lagi membawa pengaruh positif pada Adams. Dia menjadi kapten The Gunners untuk dua gelar liga dan piala liga, sebelum pensiun pada akhir musim 2001/02 di usia 36 tahun.

Adams mencoba untuk menempa karir dalam pembinaan setelah pensiun, mengambil alih Wycombe Wanderers pada November 2003 tetapi gagal menyelamatkan mereka dari degradasi. Dia kemudian bergabung dengan Portsmouth sebagai asisten Harry Redknapp, dan ditunjuk sebagai manajer dari klub setelah kepergian mantan bosnya dan dipecat pada bulan Februari 2009.

Adams melanjutkan karir selama 18 bulan dengan Gabala FC di Azerbaijan Premier League, di mana ia saat ini bekerja sebagai direktur olahraga.