Dimana Mereka Sekarang? Skuad Chelsea Yang Memenangkan Piala FA 1997 (Bagian 1)

Chelsea

BolaSempak Melihat kapten Chelsea mengangkat piala adalah hal) yang sudah tidak asing lagi dalam beberapa tahun terakhir, tapi bukan itu hal yang berbeda 20 tahun yang lalu.

 

Kemenangan 2-0 atas Middlesbrough di pertandingan final Piala FA 1996/97 benar-benar menjadi sebuah kehormatan besar pertama bagi sebagian besar pemain yang terlibat, dengan memenangkan medali keempat di Piala FA. Ini juga berarti kehormatan besar pertama bagi Chelsea sejak Piala UEFA 1971.

 

Selain itu, Ruud Gullit menjadi manajer asing pertama (dan non-berkulit putih) yang memenangkan Piala FA. Semua ini membantu menjelaskan mengapa hal itu dianggap sebagai kemenangan Piala FA yang mengesankan. Tapi kemanakah para pemain yang berhasil memenangkan turnamen tersebut ?

 

FRODE GRODAS (GK)

Dia adalah pemain Chelsea yang berkarir selama dua musim di klub, jadi banyak yang bercerita tentang Frode Grodas bahwa dia mempertahankan status pahlawan di Stamford Bridge. Sebagian besar terkait posisinya melawan Middlesbrough di Final Piala FA 1997, namun karakter dan rasa humornya pemain asal Norwegia itu mendapat dukungan dari fans The Blues.

Grodas menjadi pemimpin di antara kepopulerannya di ruang ganti. Dia akan memberi segalanya untuk membantu tim dan rekan-rekannya di luar pertandingan

Grodas berusia 32 tahun saat ia tiba di Stamford Bridge dari Lillestrom. Dia adalah penandatanganan kejutan pada musim panas 1996, namun pada akhirnya semua fans Chelsea menghormati namanya.

Kini dia bekerja sebagai staff pelatih FA Norwegia bersama dengan Erland Johnsen.

 

STEVE CLARKE (CB)

Pemain bertahan Chelsea yang paling lama di klub, Steve Clarke telah melihat semuanya di Stamford Bridge pada saat Final Piala FA 1997.

Dia bergabung dengan klub dari St Mirren pada tahun 1987 dan dalam waktu satu tahun The Blues terdegradasi dari papan atas. Mereka bangkit kembali pada tahun 1989 dan secara bertahap membangun fondasi untuk menjadi klub yang kita kenal sekarang.

Clarke adalah pemain besar dan penggemar Chelsea mencintainya. Dia adalah seorang bunglon, selalu menyesuaikan diri dengan para manajer yang memimpin tim.

Memenangkan Piala FA pada tahun 1997 adalah puncaknya. Kompetisi itu adalah puncak bagi tim dengan sedikit kesempatan untuk memenangkan gelar dan setelah satu dekade pasang surut di Chelsea.

Kisah Chelsea-nya tidak berakhir di sana tentu saja, dengan Clarke menjadi asisten untuk Jose Mourinho saat The Blues memenangkan gelar beruntun pada tahun 2005 dan 2006. Dia juga berada di ruang istirahat bersama Avram Grant untuk final Liga Champions 2008.

 

FRANK LEBOEUF (CB)

Tiba dari Ligue 1 sebagai pemain asal Prancis yang tidak dikenal sehingga membuat dampak besar di Chelsea, Anda bisa mengatakan bahwa Frank Leboeuf adalah N’Golo Kante pada masanya. Sedangkan Kante telah berpengaruh dalam memenangkan Premier League musim ini, Leboeuf harus puas dengan Piala FA di musim pertamanya pada tahun 1997.

Meski begitu, bagi klub yang belum sempat meraih trofi bergengsi sejak 1971, Leboeuf memang ada di sana untuk membantu Chelsea mengakhiri penantian selama 26 tahun untuk meraih medali emas.

Pria asal Prancis menjaid simbol dari segala hal yang sedang Chelsea bangun. Kini karirnya tidak diketahui oleh banyak orang.

 

FRANK SINCLAIR (RB)

Seperti Steve Clarke sebelumnya, Frank Sinclair memiliki sejarah panjang bersama Chelsea, setelah lulus dari akademi klub. Dan seperti Clarke, Sinclair telah menjadi bagian dari sisi Blues yang dikalahkan 4-0 oleh Manchester United pada tahun 1994 di Wembley.

Pertandingan itu sangat menyita kenangan buruk bagi Sinclair saat ia memberikan penalti saat melanggar Andrei Kanchelskis untuk membantu United meraih kemenangan. Jadi tahun 1997 adalah penebusan untuk bek yang sedang mengalami pasang surut.

Sinclair tidak memiliki kemampuan teknis yang sama dengan Leboeuf, tapi dia sangat efektif bagi tim asuhan Gullit, mampu bermain di bek tengah atau bek kanan.