Digadang-Gadang Menjadi Pemain Hebat, Inilah 10 Pesepakbola Asal Inggris Yang Mengalami Kegagalan (Bagian 1)

Three Lions

BolaSempakBagi setiap pesepakbola berbakat yang memiliki kemampuan maksimal (misalnya Frank Lampard atau Paul Scholes), ada orang-orang yang tidak pernah benar-benar memenuhi debut mereka yang spektakuler.

 

Itu bisa terjadi pada setiap pemain, tapi jumlah pemain seperti itu di Inggris beberapa dekade belakangan ini mengalami peningkatan. Dan berikut ini adalah 10 pesepakbola Inggris yang digadang-gadang menjadi pemain hebat, namun karirnya terhambat.

 

Jack Wilshere

Cedera fibulan yang terjadi saat berhadapan dengan Harry Kane adalah yang terbaru dalam catatan panjang cedera bagi Wilshere, pesepakbola berbakat milik tim nasional Inggris.

Yang terbaik, dia adalah salah satu talenta paling booming karena memiliki kecerdasan dan mampu membuka pertahanan dengan pergerakan cerdas.

Namun, dia sudah berusia 25 tahun dan hampir tidak bermain sepak bola dibandingkan dengan rekan-rekannya, hanya 115 pertandingan selama 9 musim. Periode bersama Bournemouth telah bersifat restoratif, tapi dia nyaris kembali menunjukkan bakatnya sebelum masalah cedera kembali datang.

Dia mungkin masih tampil bagus, tapi karena masalah cedera, dia bukan pilihan untuk skuad utama Arsenal dan bahkan di Bournemouth lebih akrab dengan bangku cadangan.

 

Joe Cole

Pada awalnya, Cole tampaknya akan sukses bermain di lini tengah. Dia berada pada posisi terbaiknya dalam peran No.10, tapi sayangnya struktur sepak bola Inggris yang kaku masih jauh dari kesesuaian bakatnya.

Di West Ham, ia adalah bagian dari tim penuh bakat dan ketika Claudio Ranieri menandatanganinya untuk Chelsea, dia mengatakan Cole bisa menjadi seperti Gianfranco Zola. Tapi hal itu tidak terwujud, karena Mourinho yang menggantikan peran Ranieri, menjadikan Cole sebagai pemain sayap kiri.

Mourinho membuatnya menjadi pemenang dengan “mencekik” bakat kreatifnya, sementara Sven melakukan hal yang sama di timnas Inggris tapi tanpa membuatnya menjadi pemenang. Bencana awal terjadi setelah dia pindah ke Liverpool dan pemain berusia 35 tahun itu kini membela Tampa Bay Rowdies di NASL sampai akhir musim.

 

Ben Foster

Setelah berjuang bertahun-tahun untuk menemukan pengganti Peter Schmeichel, Alex Ferguson mengira akan menemukan solusi dalam diri Foster yang dibeli dari Stoke dan menurut Fergie, Foster akan menjadi “kiper masa depan Inggris”.

Awalnya dia dipinjamkan ke Watford, namun ketika membela Manchester United, dia hanya memiliki 23 penampilan dalam tiga tahun sebelum pindah ke Birmingham dan kemudian West Brom.

Yang jelas, Foster mengatakan bahwa dia lega melepaskan diri dari tekanan bermain untuk United.

 

Ravel Morrison

Alex Ferguson sempat mengatakan bahwa Morrison adalah pemain terbaik yang pernah dia lihat pada seusianya (Morrison saat itu), dan pemain tengah tersebut menjadi bintang bersama Paul Pogba saat Manchester United memenangkan Piala FA tahun 2011. Meskipun ia memiliki banyak bakat, Morrison sulit diatur dan menghadapi serangkaian proses pengadilan untuk berbagai kasus kriminal seperti intimidasi, penyerangan, dan pengrusakan.

Fergie memutuskan bahwa hal itu tidak layak dilakukan dan menjual Morrison ke West Ham. Kemudian periode pinjaman di QPR, Birmingham dan Cardiff menjadi awal pintu pindah ke Lazio, di mana sikapnya kembali menjadi masalah.

Morrison yang kini berusia 24 tahun, sedang dipinjamkan lagi ke QPR namun belum menunjukkan perubahan.

 

David Bentley

Dianggap sebagai pewaris  David Beckham, Bentley mencetak beberapa gol spektakuler namun tidak memiliki semangat untuk mencapai puncak kesuksesan.

Dia kemudian bermain untuk Arsenal, tapi mengalami serangkaian masalah karena kecanduan judi. Dia juga menghabiskan waktu di Blackburn dan Tottenham, di mana ia membuat kontribusi yang paling mengesankan.

Dia pensiun pada usia 29 tahun dan sekarang mengelola sebuah restoran di Marbella.