Dari Banfield ke Bayern, Catatan Karir “Nomaden” James Rodriguez

BolaSempak James Rodriguez memiliki klub keenam dalam karir profesionalnya setelah menyetujui untuk bergabung dengan Bayern Munich pada sttaus pinjaman selama dua tahun dari Real Madrid.

 

Pemain tim nasional Kolombia tersebut tiba di Santiago Bernabeu sebagai salah satu bintang Piala Dunia 2014, namun tiga tahun kemudian dirinya terbuang di bawah kepelatihan Zinedine Zidane dan meminta sebuah reuni dengan Carlo Ancelotti (yang membawanya ke Madrid), dan berikut adalah bagan dari jalur karir seorang James Rodriguez.

 

PORTO, 2010-2013

Setelah mendapatkan reputasi baik di Envigado dan bermain bersama Banfield di Argentina, Porto membayar harga € 5,1 juta untuk membawa James ke Portugal. Dia adalah bintang bagi Porto yang memenangkan tiga gelar liga beruntun, serta Liga Europa di tahun 2011.

 

MONACO, 2013-2014

Baru saja memenangkan promosi ke Ligue 1, Monaco melepaskan dana besar senilai € 45 juta untuk menandatangani James. Dia mencatatkan 12 assist di liga dan mencetak 9 gol saat Monaco berada di urutan kedua, tepat di belakang Paris Saint-Germain.

 

REAL MADRID, 2014-2017

Setelah menjadi bintang tim nasional Kolombia dengan raihan 6 gol untuk memenangkan penghargaan Golden Boot Wordl Cup, Madrid melepaskan dana sebesar € 71 juta untuk membuat James masuk dalam ‘Galactico’ terbaru. Dia mencetak 13 gol dalam musim debutnya dan sempat terganggu oleh cedera metatarsal. Namun, kedatangan Zidane sebagai pelatih kepala pada Januari 2016 membuat dia terpinggirkan dari tim utama. Dia dihilangkan dari skuad saat Madrid mempertahankan Liga Champions di bulan Mei, mempercepat perjalanannya keluar saat klubnya meraih gelar Liga Champions dan La Liga.

 

BAYERN MUNICH, 2017

Pada usia 26 tahun, James masih memiliki waktu untuk mencapai potensi yang tak diragukan lagi untuk menjadi salah satu yang terbaik di dunia, dan sebuah reuni dengan Ancelotti bisa menawarkan pertanda positif bahwa pemain Kolombia itu dapat melakukannya.