Berbeda Pandangan Politik Tak Membuat Hubungan Bruce Arena Dengan Pemainnya Ini Retak

Berbeda Pandangan Politik Tak Membuat Hubungan Bruce Arena Dengan Pemainnya Ini Retak

BolaSempak Pelatih kepala Amerika Serikat, Bruce Arena, mengatakan ia tidak memiliki masalah dengan pandangan politik pemainnya, Geoff Cameron, dalam mendukung kebijakan presiden Donald Trump terkait larangan imigrasi.

 

Sementara rekan-rekannya setimnya di AS seperti Michael Bradley, Alejandro Bedoya, Darlington Nagbe dan Sacha Kljestan telah bersikap kritis terhadap larangan tersebut, Cameron justru membela petugas eksekutif Trump yang melarang wisatawan dari tujuh negara mayoritas Muslim untuk memasuki negara itu.

 

Bek Stoke City tersebut mengatakan bahwa sangat penting untuk setuju dengan kebijakan Presiden Amerika Serikat daripada perjuangan untuk hak-hak orang lain.

 

Hal ini adalah pandangan yang tidak dimiliki oleh Arena dkk, namun bos berusia 65 tahun itu membantah keretakan dengan Cameron setelah kemenangan1-0 atas Jamaika pada hari Jumat (03/02/20170).

 

Ketika ditanya tentang pandangan politik Cameron, Arena menjawab: “Dia memiliki pendapat politik yang berbeda di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.

 

“Jadi apakah saya harus berpikir dia harus memiliki pandangan politik yang sama dengan saya ?

 

“Tidak, yang penting adalah dia bermain dengan baik. Dia bersama kami selama seminggu di kamp pelatihan, ​​ia datang dari Stoke dan dia anak yang hebat.

 

“Dia bisa berpendapat tentang politik yang dia inginkan. Namun sepakbola tetaplah sepakbola, hal seperti itu tidak layak disandingkan dengan olahraga.”

 

Adapun dalam pertandingan itu sendiri di Tennessee, menjadi penanda kemenangan pertama untuk Arena sejak kembali sebagai pelatih kepala tim nasional, setelah menggantikan peran Jurgen Klinsmann pada bulan November lalu.

 

Jordan Morris mencetak gol pada menit ke-59, menyusul hasil imbang tanpa gol sebelumnya melawan Serbia.

 

“Saya ingin memiliki tim ini mencetak beberapa gol lagi dalam beberapa pertandingan terakhir, tapi itu biasanya itu terjadi di pra-musim,” kata Arena. “Para striker memerlukan lebih banyak waktu.

 

“Hal yang dapat mempengaruhi kami adalah mentalitas kami ketika lawan kami memiliki bola untuk bergerak dan bereaksi. Saya sudah mencoba menerapkan pertahanan yang solid dalam beberapa hari terakhir dan bisa digunakan untuk pertandingan selanjutnya.”