6 Pemain Yang Bisa Didatangkan Barcelona Jika Neymar Pergi (Bagian 2)

BolaSempakJika PSG benar-benar menyetujui persyaratan dengan Neymar atau tidak masih belum ada kejelasan, dimana Barcelona dikabarkan meminta secara khusus pada striker Brasil itu untuk membuat penyangkalan melalui media.

 

Namun jika akhirnya rumor tersebut menjadi kenyataan, siapa sajakah yang berpeluang menggantikan Neymar ?

 

4.Paulo Dybala

Penakluk Barcelona, pewaris alami Messi dan memiliki banyak dukungan, Dybala adalah target yang paling mungkin jika situasi Neymar terbukti lebih dari sekedar taktik negosiasi belaka.

Seperti pemain lain dalam daftar ini, Dybala akan merasa nyaman bermain di tiga posisi terdepan dalam serangan Barca, dan sudah paham dalam melengkapi gaya permainan ala Spanyol. Memiliki kecepatan dan akurasi serta kaki kiri yang sangat baik, dia benar-benar bisa menjadi pasangan Messi.

Dia bermain gemilang saat Juve menang 3-0 atas Barcelona pada bulan April, mencetak dua gol di leg pertama perempat final.

Namun Dybala menandatangani perpanjangan kontrak sampai 2022 hanya pada bulan April dan setelah kepergian Leonardo Bonucci, Juventus mungkin lebih ragu untuk membiarkan seorang pemain besar pergi.

 

5.Alexis Sanchez

Dengan tugasnya bersama raksasa Catalonia antara tahun 2011 hingga  2014, mungkin tidak mungkin kita melihat Sanchez mengenakan jersey yang sama sekali lagi. Setelah kepindahannya dari Udinese, pemaina sal Chile itu menghabiskan sebagian besar waktunya sebagai pelapis David Villa dan Pedro yang menemani Lionel Messi dalam serangan Barca, yang mendorong kepindahannya ke Arsenal.

Banyak yang telah berubah, dan Sanchez telah menjadi pemain yang sesuai dengan sisi Camp Nou harapkan, saat mereka menginvestasikan. Dengan 30 gol dicetak untuk The Gunners musim lalu, striker berusia 28 tahun itu berada di masa keemasan dan pasti menarik untuk Barca.

Keinginan Sanchez untuk bermain di Liga Champions dan tantangan gelar tentu akan diimbangi oleh klub lamanya.

 

6.Christian Eriksen

Dia mungkin salah satu pahlawan tanpa tanda jasa di Premier League musim lalu, Eriksen membuktikan diri sebagai pemain luar biasa untuk Tottenham dalam berbagai posisi dan formasi. Dia masih berusia 25 tahun, tetapi memiliki pengalaman delapan tahun lebih tua dari usianya. Jika musim lalu adalah sesuatu yang harus dilalui dengan “kegagalan”, masih ada potensi untuk lebih positif.

Eriksen menghadapi kritik di musim-musim sebelumnya karena inkonsistensi, namun pada musim 2016/17 dia menjadi pemain terbaik timnya untuk perburuan gelar Premier League. Dia telah berkembang sebagai pesepakbola yang luar biasa dan fleksibilitasnya dalam bermain di kedua sisi, tentu akan disukai Barcelona.

Selain itu juga Eriksen sempat membuka peluang ke Catalonia, dan Barça mungkin bisa menggoda dengan tawaran menarik.