5 Pemain Dari Bundesliga Yang Berpotensi Sukses di Inggris

BolaSempak Bundesliga belakangan ini menjadi tempat atau wadah bagi banyak pemain muda yang berkembang sebagai pesepakbola profesional, hal itu juga yang menyebabkan banyak pemain muda yang berkarir ke tim yang lebih besar untuk mencapai ambisinya.

 

Namun perlu diketahui, liga yang dianggap paling sulit dan kompetitif adalah Premier League, dimana banyak karir pemain yang terhambat karena ketatnya persaingan disana.  Tetapi dengan selesainya musim 2016/17, ada beberapa potensi dari Bundesliga yang dianggap cocok bermain di Inggris, siapa sajakah mereka ?

 

Caglar Soyuncu (Freiburg)

Freiburg adalah kejutan musim 2016/17, dengan pelatih Christian Streich mempromosikan banyak pemain muda. Maximilian Philipp telah dijual ke Borussia Dortmund, sementara Vincenzo Grifo bergabung dengan Monchengladbach.  Dan Caglar Soyuncu adalah nama lain dalam daftar pemain muda yang luar biasa, dan bek berusia 21 tahun ini bisa dibilang paling mengejutkan dari semuanya.

Direkrut dari Altinurdu yang bermain di divisi dua liga Turki, anak muda itu menjadi starter tak terbantahkan bagi tim yang menyelesaikan posisi ketujuh di Bundesliga.

 

Joel Pohjanpalo (Bayer Leverkusen)

Manchester United tahu segalanya tentang pemain Skandinavia yang mencetak banyak gol sebagai pemain pengganti. Mungkin agak terlalu dini untuk membandingkan Pohjanpalo dengan Ole Gunnar Solskjaer, namun catatannya untuk Bayer Leverkusen benar-benar mengejutkan musim lalu. Percaya atau tidak, striker Finlandia berusia 22 tahun itu berhasil mencetak enam gol hanya dalam 182 menit di lapangan.

Pada bulan September, Pohjanpalo memasuki lapangan dengan Leverkusen tertinggal 1-0 melawan Hamburg dengan 18 menit tersisa. Dia mencetak hat-trick dan memberi timnya kemenangan 3-1. Sayangnya, bintang yang sedang naik daun itu cedera tak lama kemudian.

 

Kerem Demirbay (Hoffenheim)

Munculnya Demirbay hampir tidak bisa lebih mengesankan selama musim 2016/17. Tapi sampai musim panas lalu, gelandang tersebut terkenal karena komentar seksisnya terhadap seorang wasit wanita, setelah mengklaim bahwa “wanita tidak memiliki tempat dalam sepakbola”. Itu terjadi saat periode pinjaman bermasalah di Fortuna Dusseldorf, namun bergabung dengan Hoffenheim yang dipimpin oleh pelatih muda Julian Nagelsmann terbukti menjadi keputusan tepat bagi semua pihak yang terlibat.

Demirbay benar-benar luar biasa musim lalu, penampilan sebagai gelandang box-to-box menjadi faktor penting bagi Hoffenheim yang masuk dalam kualifikasi Liga Champion. Enam gol dan delapan assist adalah statistik yang mengesankan, namun mereka tidak menceritakan keseluruhan cerita tentang kontribusinya, dan Joachim Low sangat terkesan.

 

Timo Horn (Koln)

Koln memiliki salah satu catatan defensif terbaik di Bundesliga musim lalu, dimana mereka harus berterima kash kepada kiper yang merupakan asli didikan klub. Dia menjadi pemain ajaib sejak dipromosikan ke tim U-17 Koln pada usia 14 tahun.

Ketika timnya diturunkan dari Bundesliga pada tahun 2012, anak muda tersebut mewarisi peran Michael Rensing, dan terbukti percaya diri dan tenang di bawah tekanan. Itu membantunya hanya kebobolan 20 kali di musim 2013/14 yang membuat Koln dipromosikan kembali ke tempat mereka berada saat ini.

 

Guido Burgstaller (Schalke)

Burgstaller telah menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah Bundesliga. Striker asal Austria itu bergabung dengan Schalke dari Nurnberg di pertengahan musim, dan mulai mencetak 9 gol dalam 18 pertandingan, menyelesaikannya sebagai pencetak gol terbanyak klub tersebut.

Pemain berusia 28 tahun itu mungkin bukan bakat kelas dunia, tapi dia pasti akan cocok untuk klub Premier League. Tinggi, kuat secara fisik dan sangat bagus di udara, ia harus berkembang di Inggris.