5 Momen Terbaik Arsene Wenger di Arsenal

Arsene Wenger

BolaSempakArsene Wenger telah memperpanjang masa tinggalnya di Arsenal dengan durasi kontrak dua tahun pada pekan ini.

 

Manajer asal Prancis itu mengambil alih klub pada tahun 1996 dan telah memenangkan 10 trofi utama, termasuk Piala FA musim ini dalam kemenangan 2-1 atas Chelsea di Wembley, Sabtu (27/5/2017).

 

Periode yang begitu lama di Arsenal telah menghasilkan banyak kenangan, baik dan buruk, namun status Wenger sebagai legenda klub (terlepas dari perpecahan yang jelas dari pendapat penggemar saat ini) terbilang aman. Dan ini adalah lima momen terbaik era Wenger selama di ibukota London.

 

DOUBLE WINNERS

Wenger menjadi manajer asing pertama yang memenangkan gelar ganda di Inggris saat ia membawa Arsenal meriah trofi Premier League dan Piala FA pada musim 1997-98, yang merupakan musim keduanya di Arsenal.

Gelar tersebut merupakan kemenangan yang menakjubkan, karena Arsenal berhasil mengatasi defisit 13 poin dengan Manchester United agar bisa menjadi juara.

Sejak Boxing Day, Arsenal menang 15 kali dan bermain imbang 3 kali dalam 18 pertandingan. Raihan tersebut berpuncak pada kemenangan 4-0 atas Everton, dimana Tony Adams mencetak gol keempat.

Arsenal melanjutkan menyegel gelar ganda dengan kemenangan 2-0 atas Newcastle United di final Piala FA, Marc Overmars dan Nicolas Anelka mencetak gol di Wembley.

 

MEMILIKI THIERRY HENRY

Arsenal mengalami pukulan besar saat Anelka bergabung dengan Real Madrid dengan nilai £ 23 juta di tahun 1999.

Wenger telah merencanakan perekrutan Thierry Henry untuk berpasangan dengan Anelka di lini serang, namun kedatangan Henry dari Juventus terlihat memiliki beban dengan tugas sebagai pengganti rekan senegaranya (didatangkan dengan biaya £ 11,5 juta). Namun penandatanganan Henry terbukti menjadi “masterstroke” bagi Wenger.

Dalam delapan musim, striker itu mencetak 174 gol di Premier League dan 226 gol di semua kompetisi, melewati catatan Ian Wright untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub tersebut.

Henry dijual ke Barcelona pada tahun 2007, sebuah langkah yang lebih dari sekedar mengembalikan biaya transfer awal, sebelum kembali ke klub dengan status pinjaman pada tahun 2012, menambahkan dua gol lagi dan memperkuat tempatnya di hati penggemar Arsenal.

 

KEMENANGAN DI OLD TRAFFORD

Arsenal telah melewati tiga musim tanpa trofi sebelum Wenger membawa mereka kembali ke puncak sepak bola Inggris dengan double winner keduanya di musim 2001-02.

Dengan Henry memimpin daftar pencetak gol, The Gunners hanya kalah di tiga pertandingan sepanjang musim dalam perjalanan meraih gelar tersebut.

Mereka akhirnya mengambil mahkota juara dari United dengan memenangkan pertandingan terakhir kedua musim ini di Old Trafford.

Empat hari sebelumnya, Arsenal telah mengalahkan a Chelsea di final Piala FA di Cardiff melalui gol yang dicetak oleh Ray Parlor dan Freddie Ljungberg.

 

INVINCIBLES

Wenger memiliki periode paling fenomenal dalam sejarah Arsenal di musim 2003-04, karena tim ‘Invincibles’ menjalani seluruh musim Premier League tanpa kekalahan untuk memenangkan gelar tersebut.

Arsenal memenangkan 26 pertandingan dan bermain imbang 12 kali, yang hanya kebobolan 26 kali dalam 38 pertandingan yang tak terkalahkan.

The Gunners adalah tim papan atas pertama yang meraih prestasi itu sejak Preston North End mencatatkan hal serupa 115 tahun sebelumnya dan yang pertama melakukannya di era 38 pertandingan.

Henry mencetak 30 gol dan dinobatkan sebagai PFA Player of the Year untuk tahun kedua berturut-turut, sementara Patrick Vieira juga dinominasikan untuk penghargaan tersebut, dengan Ashely Cole, Sol Campbell, Lauren dan Robert Pires bergabung dengan mereka dalam Teamof the Year untuk satu musim yang luar biasa bagi para penggemar Arsenal.

 

RAIHAN PIALA FA TERBANYAK

Arsenal memenangkan Piala FA di tahun setelah musim Invincibles mereka, tapi melewati sembilan tahun tanpa trofi setelah itu dan menumpuk tekanan besar pada Wenger. Namun kemenangan dalam kompetisi yang sama di tahun 2014 menjadi tonggak sejarah bagi manajer.

Arsenal mengalahkan Tottenham, Coventry City, Liverpool dan Everton untuk mencapai semifinal, di mana mereka menjadi favorit untuk menjadi juara. Namun mereka membutuhkan adu penalti untuk mengalahkan Wigan Athletic di semifinal dan kemudian harus bangkit dari tertinggal dua gol melawan Hull City di perpanjangan waktu untuk mengakhiri kekeringan trofi.

Arsenal kembali meraih kemenangan di Piala FA pada tahun 2015 dan yang terakhir terjadi di musim 2016-17, membuatnya menjadi manajer paling sukses dalam sejarah kompetisi tersebut.