10 Transfer “Negatif” Pesepakbola di Musim Panas 2017 (Bagian 1)

BolaSempak Di bursa transfer musim panas banyak hal yang luar biasa dari saga transfer hingga pembelian mengejutkan, namun ada beberapa transfer pemain yang dianggap “negatif” karena berbagai faktor seperti harga yang kurang pantas hingga usia pemain.

 

 

Gylfi Sigurdsson (Swansea City ke Everton, £ 45 juta)

Sigurdsson akan membuat Everton lebih baik dan juga yang terburuk, memberi mereka tingkat kreativitas yang tidak dimiliki sebelumnya. Tapi biaya transfernya benar-benar diluar akal sehat, dimana Ronald Koeman mungkin bisa membagi uang itu untuk beberapa area di skuadnya.

Ditambah lagi usia si pemain. Sigurdsson berusia 28 tahun pada bulan September dan kemungkinan baru tersisa beberapa tahun di puncak karirnya, jadi wajar jika transfer ini dianggap berlebihan.

 

Anthony Modeste (Cologne ke Tianjin Quanjian, £ 30 juta)

Untuk konteksnya, Modeste menjalani karirnya di Cologne pada musim 2016/17, mencetak 24 gol dalam 35 penampilan Bundesliga.

Pada usia 29 thaun, dia berhak untuk mengeksplorasi nilainya di Liga Super China dan kemungkinan besar, dia akan melakukannya dengan sangat baik. Namun, sulit untuk merekonsiliasi usia pemain, Quanjian Tianjin melepaskan dana sebesar £ 30 juta demi niat menumbuhkan “minat sepakbola” di negara mereka.

Modeste bukanlah sosok yang sangat berharga, dia tidak cukup berprestasi di tingkat pribadi dan transfernya dianggap tidak layak.

 

Alex Oxlade-Chamberlain (Arsenal ke Liverpool, £ 35 juta)

Bukan transfer yang negatif dalam arti bahwa Oxlade-Chamberlain tidak sebanding dengan uang yang telah dibayarkan Liverpool untuk dapatkan jasanya. Sebagai gantinya, ini adalah keadaan dari apa artinya bagi klub yang dia tinggalkan, dimana dia ingin mendapatkan waktu bermain lebih banyak dengan harapan manajer seperti Klopp akan mampu mengeluarkan bentuk terbaiknya.

Seminggu yang lalu, Arsene Wenger menggambarkan Oxlade-Chamberlain sebagai masa depan klub tersebut dan tentu saja, dia memasukkannya dalam starting XI-nya melawan sisi Anfield pada 26 Agustus. Kini, pemain tersebut tanpa disadari menjadi “simbol lain” di Emirates.

 

Neymar (Barcelona ke PSG, £ 198 juta)

Seorang pemain brilian yang cukup berbakat untuk tidak memiliki ‘nilai’ yang pasti, tapi bagaimana dengan nilai dari kesepakatan ini ?

Banyak yang tahu bahwa hal itu didorong oleh faktor-faktor di luar sepakbola. Namun mengingat kejadian yang telah diikuti, ini menegaskan kembali kecurigaan bahwa sepakbola menjadi lebih mengutamakan nilai berupa materi.

Pemain Brasil itu hebat, tak terkalahkan dan menjadi salah satu pemain terbaik di dunia, namun transfernya merupakan poin rendah untuk dunia sepakbola secara keseluruhan. Satu-satunya nilai positif adalah seorang Neymar bisa menarik penjualan merchandise klub.

 

Joselu (Stoke City ke Newcastle United, £ 5 juta)

Newcastle membutuhkan banyak gol musim ini dan Mike Ashley berjanji kepada Rafa Benitez “setiap sen terakhir” diberikan untuk perbaikan skuad. Lihatlah bagaimana hal itu terjadi, masa depan Benitez sekarang semakin tidak menentu dari hari ke hari.

Joselu bukan pemain di bawah standar, tapi striker berusia 27 tahun itu tidak akan menjamin catatan gol yang diharapkan Benitez. Dalam seluruh karirnya, dia tidak pernah menjadi top-skor atau sejenisnya.

Transfer yang membawanya ke St. James ‘Park bukanlah hal yang buruk, tapi dengan nilai tersebut, seharusnya Newcastle bisa mendapatkan pemain yang lebih muda.