10 Pesepakbola Yang “Mencintai” Degradasi (Bagian 2)

Fabio da Silva

BolaSempak Beberapa pesepakbola tentu mengidam-idamkan bermain di level tertinggi, selain untuk berkarir lebih baik, tentu juga dengan gengsi yang tinggi. Dengan begitu, maka peluang untuk mendapatkan kesempatan bermain di level internasional semakin meningkat.

 

Tapi ternyata ada beberapa pesepakbola yang justru “akrab” dengan degradasi, entah itu karena penampilannya sendiri, rekan setim, pelatih atau klub. Yang jelas berikut adalah lanjutan dari daftar pesepakbola yang dianggap “cukup akrab” dengan degradasi.

 

6 & 7.PAUL GARNER DAN TONY KENWORTHY

Antara tahun 1975 hingga 1981, Sheffield United jatuh dari Divisi Satu ke Divisi Empat. Garner dan Kenworthy tetap berada di Brammall Lane selama periode ini dan keduanya membantu Blades kembali ke Divisi Dua pada tahun 1984.

Pada musim 1986/87, Kenworthy mendekati satu paket lengkap dengan catatan tiga promosi dan tiga degradasi. Namun United jatuh dari posisi terbaik mereka dan berakhir dengan degradasi selanjutnya.

 

8.FABIO DA SILVA

Sosok yang dianggap kurang sukses dari “si kembar Da Silva”, Fabio telah gagal lolos dari degradasi pada tiga kesempatan. Setelah mengalami degradasi pertamanya saat dipinjamkan ke QPR pada musim 2012/13, mantan bek Manchester United itu mengalami nasib yang sama di Cardiff pada musim 2013/14, sebelum kembali jatuh ke tingkat kedua saat Middlesbrough kalah dari Chelsea akhir musim lalu.

Saudara kembarnya yaitu Rafael tidak pernah terdegradasi dan saat ini bermain untuk klub Ligue 1, Lyon.

 

9.BRAD GUZAN

Kiper asal Amerika Serikat itu memiliki kebiasaan menarik dengan klub yang sering terlibat dalam pertempuran degradasi. Guzan, yang berada di Aston Villa antara tahun 2008 hingga 2016, menghabiskan banyak waktu dalam sepakbola dengan catatan degradasi sebelum akhirnya menyerah pada musim 2015/2016. Dia mengikuti jalan yang sama dengan Middlesbrough kali ini.

 

10.ROGER JOHNSON

Johnson yang berposisi sebagai bek tengah dan sempat dikaitkan dengan langkah mengejutkan ke Arsenal pada tahun 2010, adalah pesepakbola lainnya yang sangat akrab dengan status degradasi.

Setelah terdegradasi dengan Birmingham di tahun 2011, karir Johnson mengalami penurunan drastis. Bek tersebut mengalami dua kali degradasi bersama Wolves, sebelum menderita degradasi dari Championship dengan Charlton musim lalu. Di aterlihat sebagai pesepakbola yang “paling tidak beruntung”.