10 Pesepakbola Yang “Dimusuhi” Oleh Rekan Satu Timnya (Bagian 1)

Soccer

BolaSempak Dalam dunia sepak bola, selalu ada insiden di dalam dan luar lapangan dengan beberapa kejadian buruk bisanya mengarah pada pihak tim lawan.

 

Namun ternyata ada juga perseteruan antar pemain di dalam sebuah klub karena beberapa faktor hingga “dimusuhi” oleh rekan satu tim.

 

1.Memuji diri sendiri, Mencemooh rekan satu tim

Salah satu dari beberapa pemain Arsenal yang handal di pertengahan tahun 70-an adalah seorang kiper bernama Jimmy Rimmer yang secara spektakuler menembak dirinya sendiri di bagian kaki setelah memberitahu penumpang di sebuah pub Southgate: “Saya bermain dengan baik hari ini, dan 10 pemainnya sangat memalukan”.

Saat pernyataan itu terdengar sampai ruang ganti, kiper tersebut mendapatkan sikap yang tidak baik dari rekan-rekannya dan Rimmer pun hengkang ke klub lain.

 

2.McGovern difitnah

Ditandatangani untuk mengisi celah sembilan pertandingan yang ditinggalkan oleh Billy Bremner yang dikenakan sanksi pada bulan Agustus 1974, John McGovern difitnah oleh penggemar dan rekan satu timnya sama seperti yang terjadi pada pelatih Brian Clough yang tidak populer di Elina Road Ol ‘Big’ Ead.

McGovern hanya bermain empat kali, kemudian bergabung dengan Cloughie di Nottingham Forest untuk memenangkan dua Piala Eropa.

 

3.Keluhan kebencian

Mantan pemain Manchester City, Neil Young,  ditransfer ke QPR pada bulan Maret 1972 setelah mengatakan: “Saya akan mencoba memberi dan harus pergi, disana benar-benar seperti tempat yang buruk”.

Keluhan Young kemudian digaungkan oleh para pemain City saat mereka gagal menjadi penantang gelar pada saat itu.

“Dia seperti duri dalam daging,” kata kapten City saat itu, Mike Doyle.

 

4.Emlyn Hughe yang diam-diam dimusuhi

Setelah mencemooh Emlyn Hughe (pemain Liverpool) sebagai pembalasan yang mematahkan kaki Peter Osgood dalam pertandingan Piala Liga tahun 1966, kapten Chelsea saat itu Ron Harris menjadi incaran Tommy Smith yang merupakan pemain The Reds.

Harris merasa heran Smith sempat menyeringai dan berkata kepadanya: “Saya bisa menyukai Anda.”

“Ternyata para pemain Liverpool juga tidak terlalu menyukai Emlyn,” kata Harris.

 

5.Gordon sebagai lelucon berlebihan

Sering mengintimidasi rekan satu timnya di Millwall sepanjang musim 1973/74 dengan kesombongan, Gordon ‘Merlin’ Hill mencuri perhatian. Mulai berpura-pura menjadi reporter TV yang ingin berbicara dengannya tentang keahlian tenisnya, atau dengan menyembunyikan barang-barang rekannya di ruang ganti, ‘Merlin’ dianggap sebagai lelucon yang berlebihan dan tidak disukai rekan-rekannya.