10 Pemain Yang Sukses Meskipun Berstatus Free Transfer (Bagian 2)

Free Transfer

BolaSempakKembali melanjutkan artikel sebelumnya, berikut adalah pemain di nomor 6 sampai dengan 10 yang berstatus free transfer dan mengalami kesuksesan.

 

6.Esteban Cambiasso (Real Madrid ke Inter Milan, 2004)

Cambiasso mengilhami Leicester untuk bertahan di Premier League setelah bergabung dengan Foxes secara gratis di tahun 2014, namun status “bosman” yang membuat dia pindah ke Inter satu dekade sebelumnya menjadi hal yang jauh lebih baik.

Setelah memulai hanya sembilan pertandingan liga untuk Real Madrid di musim 2003/04, pemain internasional Argentina itu langsung menjadi bagian integral tim asuhan Roberto Mancini di San Siro, di mana ia memenangkan Coppa Italia dalam musim debutnya.

Sembilan trofi lagi menyusul, termasuk lima Scudetti dan satu mahkota Liga Champions di bawah era Jose Mourinho, sebelum gelandang tersebut menuju East Midlands untuk sebuah petualangan baru di tahun 2014.

 

7.Raul Gonzales (Real Madrid ke Schalke, 2010)

Raul tidak disukai di ibukota Spanyol pada musim 2009/10, legenda Real Madrid itu  hanya menjadi starter delapan pertandingan di La Liga saat Cristiano Ronaldo menjadikan dirinya sebagai ikon baru klub tersebut.

Schalke akhirnya memberikan striker tersebut rumah baru ketika dia tidak akan memperbarui kontraknya di Bernabeu, dan Raul sepatutnya melunasi kepercayaan mereka dengan mempelopori tim berbasis Jerman itu melaju semifinal Liga Champions pada tahun 2011 dan finis di posisi ketiga klasemen Bundesliga setahun kemudian.

 

8.Andrea Pirlo (AC Milan ke Juventus, 2011)

Penunjukan Juventus atas Antonio Conte pada tahun 2011 menandai kembalinya dominasi Bianconeri dengan kemenangan Serie A, namun dibajaknya Pirlo dari Milan pada musim panas yang sama bisa dikatakan lebih mewakili pergeseran kekuatan sepakbola Italia.

Dianggap surplus di San Siro setelah 10 tahun bertugas, pemain tersebut memilih bergabung dengan rival domestik Rossoneri. Ini terbukti merupakan menjadi kesalahan penilaian yang signifikan dari Milan, yang terpaksa menyaksikan Pirlo dan Juve meraup empat Scudetto berturut-turut sebelum pindah ke New York City FC pada tahun 2015.

 

9.Miroslav Klose (Bayern Munich ke Lazio, 2011)

Siapa pun yang menyaksikan Piala Dunia dalam 15 tahun terakhir akan menyadari keahlian Klose dalam mencetak gol, namun pendukung Lazio terlihat agak geram ketika mantan striker Bayern tersebut datang setelah melewati masa keemasan di usia 33 tahun.

Namun setiap keraguan akhirnya mereda, dengan catatan 5 gol dari 6 pertandingan pertama menjadi awal yang signifikan bagi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia tersebut. Klose mengakhiri karirnya pada tahun 2016 sebagai pencetak gol terbanyak non-Italia sepanjang waktu bersama klub.

 

10.Paul Pogba (Manchester United ke Juventus, 2012)

Pada tingkat finansial, ini menjadi salah satu transfer bebas terbesar sepanjang masa. Setelah menandatangani Pogba pada tahun 2012, Juventus menjualnya kembali ke Manchester United dengan biaya rekor dunia sebesar £ 89 juta.

Fakta bahwa gelandang Prancis itu juga bisa memberikan banyak kontribusi di lapangan, dia berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia dan memainkan peran besar dalam empat musim penuh trofi di Turin.