10 Momen Terbaik Diego Maradona (Bagian 1)

BolaSempak.com – Legenda sepak bola asal Argetina dengan nama asli Diego Armando Maradona, merupakan salah satu mantan pesepakbola dunia yang memiliki sepak terjang penuh kontroversial.

 

Dia sempat berkarir di beberapa klub seperti Barcelona dan Napoli, dan juga meraih kesuksesan di berbagai kompetisi. Di sisi lain, dia juga menjadi pusat perhatian dengan aksi di dalam dan luar lapangan bahkan sempat terlibat dengan obat-obatan terlarang.

 

Tapi seperti apakah momen terbaik Maradona di dunia sepak bola ?

 

 

1.Juara Dunia di Usia Muda, 1979

Dianggap terlalu muda untuk masuk skuad Piala Dunia 1978 yang dipimpin Carlos Menotti meski telah melakukan debutnya pada tahun 1977, saat berusia 16 tahun. Namun Maradona benar-benar membalikkan anggapan tersebut pada tahun berikutnya di Jepang.

Argentina menang atas Indonesia (5-0) dan Polandia (4-1) di babak penyisihan grup, dimana Maradona berhasil mencetak tiga gol. Aljazair dikalahkan 5-0 di perempat final, Uruguay dihabisi di semifinal dan kemudian Uni Soviet juga dikalahkan 3-1 di final.

Ramon Diaz mungkin telah memenangkan Golden Boot, namun Maradona merebut Golden Ball karena menjadi pemain terbaik turnamen tersebut. Tak perlu dikatakan lagi, dia tidak dianggap terlalu muda untuk tugas bersama timnas Argentina lagi.

 

2.Argentinos Junior 5-3 Boca Junior, 1980

Maradona baru berusia 15 tahun saat ia melakukan debut bersama Argentinos Juniors pada bulan Oktober 1976, dan tinggal bersama klub pertamanya selama lima tahun sebelum pindah ke Boca pada tahun 1981.

Empat bulan sebelumnya di Campeonato Nacional, Maradona telah mencetakk empat gol  dalam kemenangan 5-3.

Gol pertamanya berasal dari penalti dengan eksekusi gaya rabona. Yang kedua adalah tendangan bebas dari sudut yang sempit; Yang ketiga adalah sepakan brilian yang menipu kiper lawan dan terakhir melalui tendangan bebas kedua.

 

3.Argentina 2-1 Inggris, 1986

Ini menjadi pembuktiannya di perempat final Piala Dunia. Maradona menjadi sosok penentu dengan aksi briliannya yang melewati para pemain Inggris dan juga salah satunya dengan gol “Tangan Tuhan”.

 

4.Argentina 3-2 Jerman Barat, 1986

Setelah melihat Maradona mempermalukan Inggris dan Belgia, Jerman Barat tidak ingin dilecehkan olehnya.

Tim asuhan Franz Beckenbauer hampir tidak terlihat cukup ‘wah’ untuk mencapai pertandingan final.

Beckenbauer menginstruksikan pasukannya untuk mengepung pemain andalan Argentina, tapi itu membuka ruang bagi rekan satu timnya. Gol Junior Brown dan Jorge Valdano membuat tim asuhan Carlos Bilardo unggul 2-0 setelah 55 menit, namun Jerman Barat berusaha membalikkan kedudukan dengan upaya dari Karl-Heinz Rummenigge dan Rudi Voller.

Namun ditengah sengitnya persaingan, Maradona justru memberikan kemenangan pada menit ke-83.

 

5.Napoli Juara Serie A dan Coppa Italia, 1987

Baru saja menjadi juara dunia, Maradona juga melanjutkan bentuk terbaiknya bersama Napoli. Napoli telah menempati posisi 8 dan 3 klasemen dalam dua musim pertama di Italia, dan belum berhasil melewati babak terakhir Coppa Italia.

Tapi kemudian pada musim 1986/87, tim yang didalamnya terdapat Maradona berhasil mengalahkan Juventus dan Roma, dengan rekor rata-rata 1,93 gol per pertandingan.

Hal ini juga yang membuat Napoli mendapat julukan Partenopei, gelar juara pertama mereka di Serie A.