Quique Setien Tuduh Presiden Las Palmas Membuat “Tekanan” ?

Quique Setien

BolaSempakQuique Setien telah menuding presiden Las Palmas, Miguel Angel Ramirez, sengaja membuat tekanan tentang meninggal jabatan sebagai pelatih kepala pada akhir musim ini, setelah “perbedaan yang tak terdamaikan” semakin jelas dalam negosiasi kontrak baru.

 

Setien mengambil alih klub pada bulan Oktober 2015 dan terus mematenkan reputasi baik di La Liga, dengan Las Palmas selesai di posisi ke-11 musim lalu, musim pertama di liga tertinggi sejak tahun 2002.

 

Meskipun performa mereka merosot dalam beberapa pekan terakhir, Las Palmas juga telah mendapat banyak pujian dari berbagai pihak musim ini, terutama dalam gaya bermain menyerang.

 

Tapi mereka sekarang akan mencari pelatih lain untuk membawa mereka maju  di musim depan, dengan Setien mengumumkan bahwa ia akan pergi ketika kontraknya berakhir pada bulan Juni sebagai akibat dari sikap presiden klub Ramirez yang terburu-buru mengambil keputusan.

 

“Pagi ini saya mengumumkan keputusan saya untuk mengakhiri hubungan saya dengan Las Palmas pada akhir musim,” kata mantan pemain internasional Spanyol itu pada wartawan.

 

“Setelah percakapan dengan presiden, sebelum pertandingan melawan Espanyol, di mana saya ditekan untuk membuat keputusan, saya cenderung untuk membuat keputusan seperti ini (meninggalkan Las Palmas).

 

“Pada bulan Desember saya pikir kontinuitas akan terjadi karena itu adalah keinginan saya dan perbedaan kami terbilang sangat sedikit.

 

“Tapi saat berjalannya waktu, perbedaan ini telah menjadi tak terdamaikan. Saya akan mengatakan ini pada awal minggu depan, tapi saya pikir memperpanjang situasi ini tidak akan baik karena beberapa pemain sedang menunggu, karena mereka tidak tahu tentang masa depan mereka.

 

“Saya tidak akan pernah lupa bahwa mereka membawa saya keluar dari pengangguran 18 bulan yang lalu. Saya akan selalu ingat selama dua musim di Las Palmas, jadi saya akan senang ketika mereka menang dan menangis ketika mereka kalah.”