Paksakan Kepindahan, Wapres Barcelona Sebut Neymar Kucing-Kucingan Dengan Pihak Klub

bolasempak.com Neymar “kucing-kucingan” dengan Barcelona sebelum ke Paris Saint-Germain untuk menjadi pemain sepakbola termahal di dunia, menurut wakil presiden Blaugrana Jordi Mestre.

 

PSG membayar klausul sebesar € 222 juta yang terdapat dalam kontrak striker asal Brasil tersebut pada bulan Agustus untuk memecah kemitraan Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar – yang dikenal sebagai ‘MSN’.

 

Neymar kemudian mencetak 18 gol di liga membantu PSG membangun keunggulan 11 poin di puncak klasemen Ligue 1, meskipun Barcelona juga sedang mendominasi La Liga sampai saat ini.

 

Barca dan Neymar akan menghadapi tanggal pengadilan atas pembayaran bonus yang disengketakan dan Mestre mengatakan bahwa pemain tersebut tidak terbuka dan jujur dengan Barcelona tentang niatnya untuk meninggalkan klub, setelah melakukan perjalanan bersama rekan-rekannya dalam tur pra-musim di Amerika Serikat.

 

“Yang paling menyakitkan bagi saya adalah bagaimana hal itu terjadi,” kata Mestre kepada Sport (5/2/2018). “Kami semua sedang tur dengan dia dan ayahnya, dan mereka tidak transparan.

 

“Jika dia mendatangi kami dan berkata ‘Saya ingin pergi’, seperti yang dilakukan Cesc (Fabregas), Pedro, Alexis (Sanchez), (Javier) Mascherano, kami akan mencapai kesepakatan dan tidak akan menghalangi apapun.

 

“Dia seperti kucing-kucingan, sampai pada titik di mana kami melihat kemana arahnya dan kami menjelaskan bahwa tidak akan ada pembayarang sisa kontrak.

 

“Dia tidak memberi tahu kami apa-apa. Jika dia melakukannya, PSG akan bisa membelinya dengan harga lebih tinggi dan juga akan mengurangi biaya untuk ganti rugi. Perilaku Neymar menyebabkan inflasi pasar, kami akan menghemat banyak uang dan banyak suara kepada media.”

 

Dani Alves juga mengomentari tentang Neymar yang seharusnya meninggalkan Barcelona untuk lolos dari bayang-bayang Messi, sebuah ide yang direspon baik oleh wakil presiden Barca tersebut.

 

“Neymar melihat peluangnya yang sulit menjadi nomor satu saat Messi berada di Barcelona,” tambahnya. “Dan ternyata, hanya ada satu Messi.

 

“Dia menyadari apa yang diperlukan untuk diakui sebagai yang terbaik, dia harus meninggalkan Barca dan cukup adil baginya untuk berpikir seperti itu. Itu adalah masalah kecil, trio MSN berakhir dan Valverde datang memberi harapan.

 

“Tapi semua orang melakukan pekerjaan dengan baik, kami tidak kehilangan keberanian atau marah, skuad kami sesuai keinginan pelatih. Dari 24 menjadi 22 dan kami memiliki banyak kualitas, pengalaman dan bakat muda. Dan di atas semua itu, kami masih memiliki Messi.”

 

Barca menandatangani Philippe Coutinho bulan lalu dalam kesepakatan € 160 juta  yang memecahkan rekor klub, namun Mestre mengatakan bahwa klub tersebut akan berhati-hati secara finansial, menunjukkan mantan playmaker Liverpool tersebut bisa memberi keuntungan lebih baik.

 

“Dia melakukan usaha luar biasa, seperti Mascherano dan Luis Suarez di zaman mereka,” Mestre menambahkan. “Ini menunjukkan keinginan untuk bermain di Barca.

 

“Tentu saja permintaan gaji cukup tinggi karena untuk memiliki pemain terbaik bukan hal mudah, prioritas kami adalah keunggulan olahraga dan finansial. Setiap tahun kami memiliki jumlah yang sama (untuk dibelanjakan di bursa transfer), € 60 juta ditambah penjualan.”