Navas Belum Ingin Lepaskan Posisi Nomor Satu di Real Madrid

BolaSempak Keylor Navas ingin tetap bersama Real Madrid “selama bertahun-tahun yang akan datang” meskipun juara Spanyol dan Eropa itu secara teratur dikaitkan dengan pergerakan untuk kiper lainnya.

 

Navas mewarisi jersey nomor satu Madrid setelah Iker Casillas pergi untuk bergabung dengan Porto menjelang musim 2015-16, meskipun kiper asal Kosta Rika itu berhasil mempertahankan tempatnya setelah klub gagal mendaoatkan jasa David de Gea dari Manchester United.

 

Namun Madrid masih terus dikaitkan dengan De Gea, sementara sebuah langkah untuk kiper muda AC Milan, Gianluigi Donnarumma, terlihat tidak mungkin setelah sang kiper menandatangani kontrak baru di San Siro.

 

Thibaut Courtois yang dimiliki Chelsea juga merupakan target, tapi Navas fokus pada masalah di lapangan, setelah mengatasi serangkaian kesalahan yang harus diselesaikan pada musim lalu ketika tim asuhan Zinedine Zidane memenangkan dua ajang bergengsi.

 

“Apa yang terjadi di masa lalu telah terjadi. Musim ini saya bahagia, saya tenang seperti biasa,” kata kiper berusia 30 tahun itu kepada wartawan di markas latihan pra-musim Madrid di California.

 

“Saya harus tetap merendah, tidak mudah untuk bermain disini, saya ingin tinggal di sini selama bertahun-tahun yang akan datang Saya juga menikmatinya, saya sudah memenangkan banyak hal di sini dan saya melihat keluarga saya sangat bahagia di sini.

 

“Ini bukan hanya tentang kesalahan sebelumnya, dan pembelajaran tidak akan membatasi saya dalam bagaimana ingin terus membaik.”

 

Navas juga membahas kabar tentang hubungannya dengan Zinedine Zidane sejak kembali berlatih.

 

“Hubungan saya dengan pelatih belum berubah sejak dia datang ke sini. Agak konyol mengatakan bahwa dia menunjukkan perhatian lebih pada sata,” katanya.

 

“Dia selalu menunjukkan kepada kita semua tentang kepercayaan diri, dia sangat dekat dengan semua pemain, saya belum melihat adanya perbedaan dalam perilaku dia atau staf pembinaannya.”

 

Madrid menjadi tim pertama di era Liga Champions yang memenangkan trofi tersebut secara beruntun dan Navas merasa wajar rekan satu timnya ingin memiliki kemenangan ke-13 di level Eropa.

 

“Kami harus sadar bahwa sulit untuk memenangkan dua Liga Champions berturut-turut, namun kami memiliki pemikiran bahwa segalanya dimulai dari nol lagi,” tambahnya. “Kami memiliki banyak kepercayaan pada tim dan staf pelatih.

 

“Kami tidak memikirkan tentang kemenangan dua turnamen bergengsi dan kami memiliki kegembiraan yang sama seperti sebelumnya. Kami akan bekerja keras dan memiliki kepercayaan diri yang sama. Kami memiliki bakat, semangat tim yang baik dan itu dapat membantu kami memenangkan gelar Liga Champion lagi.”