Laudrup Sebut Kedatangan Coutinho Untuk Gantikan Messi

bolasempak.com Mantan bintang Barcelona, Michael Laudrup, yakin kedatangan Philippe Coutinho adalah bagian dari rencana jangka panjang klub tersebut untuk menggantikan Lionel Messi.

 

Pemain internasional Brasil itu akhirnya memastikan transfer ke Barca dari Liverpool pada Januari lalu dengan memecahkan rekor pembelian € 160 juta.

 

Messi menandatangani kontrak terakhirnya di bulan November dan akan bertahan hingga musim 2020-21, setelah itu dia diperkirakan akan kembali ke Argentina dan kemungkinan besar bermain untuk Newell’s Old Boys yang merupakan klub masa kecilnya.

 

Laudrup yang menghabiskan lima tahun di Camp Nou, menganggap Coutinho sedang tertekan mengingat harga penebusannya, namun merasa ia bisa menjadi bagian dari perombakan tim dan bahkan menggantikan Messi di masa depan.

 

“Dengan label harga di pundaknya, akan ada harapan besar,” kata Laudrup kepada Omnisport (11/2/2018). “Ketika Anda berbicara tentang Barcelona, pertama-tama Anda memikirkan Lionel Messi.

 

“Beberapa tahun terakhir, Barcelona telah kehilangan beberapa pemain penting: Xavi Hernandez, Neymar, (Carles) Puyo dan lainnyal. Jadi mereka perlu membangun komposisi baru, bahkan jika mereka berada di puncak seperti sekarang, ketidakhadiran Messi akan membuatnya berbeda.

 

“Satu-satunya cara agar mempertahankan kekuatan tim adalah mencoba mendapatkan tiga sampai lima pemain yang sangat bagus untuk mengisi celah yang akan dia tinggalkan.”

 

Langkah Coutinho sebagian didanai dari transfer Neymar ke Paris Saint-Germain pada Agustus lalu, yang mendorong Barca untuk mengeluarkan € 105 juta untuk membawa Ousmane Dembele dari Borusia Dortmund.

 

Dengan Dembele yang sekarang kembali dari cedera hamstring, Coutinho diperkirakan akan bermain di posisi lini tengah dengan harapan bisa mengambil alih peran Andres Iniesta.

 

Tapi Laudrup yang juga memenangi empat gelar La Liga dan Piala Eropa 1992 bersama Barca, tidak yakin pemain berusia 25 tahun itu cukup ideal untuk posisi yang lebih dalam (gelandang).

 

“Saya meragukan dia bisa menggantikan Iniesta karena dia lebih ofensif dari Iniesta,” tambahnya. “Di sisi lain, Iniesta akan bermain ofensif di awal dan turun ketika melihat pemain lainnya maju.

 

“Tapi dia pemain yang sangat bagus dan akan menjadi penting untuk Barcelona.”

 

Transfer Coutinho membuatnya menjadi pemain termahal ketiga dalam sejarah, di belakang Neymar dan Kylian Mbappe. Hal itu terjadi hanya seminggu setelah Liverpool menjadikan Virgil van Dijk sebagai bek paling mahal di dunia dengan nilai transfer € 84 juta dari Southampton.

 

Laudrup pun mengakui jumlah yang terlibat dalam transfer besar telah mencapai tingkat yang luar biasa.

 

“Saya pikir dalam beberapa tahun terakhir, ini (nilai transfer) sudah menggila,” katanya. “Maksud saya, 80 juta atau 90 juta dalam enam atau tujuh tahun yang lalu sangat besar. Sekarang harga ratusan juta seperti biasa saja.

 

“Jumlahnya melonjak tinggi dalam beberapa tahun terakhir, saya pikir banyak yang bertanya dimana angka itu akan berakhir.”