Griezmann Ungkap Pengaruh Diego Simeone Pada Karirnya

Griezmann and Simeone

BolaSempak –  Striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann, percaya bahwa dia tidak akan dianggap di antara yang terbaik dalam setiap pertandingan tanpa bimbingan ‘tangan besi’ pelatih Diego Simeone.

 

Griezmann bergabung dengan Atletico dari Real Sociedad pada tahun 2014 dan sejak itu menjadi striker yang jauh lebih produktif.

 

Pemain internasional Prancis 25 tahun tersebut memiliki 73 gol dalam 139 penampilan untuk Atletico, dimana sebelumnya mencetak 52 gol di 202 pertandingan untuk La Real.

 

“Dia mengubah saya. Dia membawa begitu banyak hal demi meningkatkan diri saya untuk setiap pertandingan, bahkan saya sulit mengatakan apa yang dia lakukan hingga bisa mengubah saya sejajar dengan para pemain terbaik,” katanya kepada FIFA.com.

 

“Jadi bisa dikatakan bahwa saya tidak akan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia jika bukan karena dia (Diego Simeone).

 

“Lebih dari apa pun dia telah banyak membantu saya untuk menjadi lebih efektif di depan gawang, untuk mengambil setiap kesempatan yang datang dengan cara saya, dan tentu saja, untuk menjalankan pertandingan dan bekerja keras untuk tim ini.

 

“Anda tidak bisa melakukan apapun di Atletico jika Anda tidak mendapatkan dukungan yang cukup.”

 

Namun dalam beberapa hal, ada kekecewaan bagi Griezmann selama dilatih Simeone, dengan pemain ini serta pelatihnya mendapat hasil buruk di final Liga Champions musim lalu melalui adu penalti melawan Real Madrid, yang merupakan kekalahan kedua di final melawan rival sekota.

 

Griezmann gagal mencetak gol melalui penalti di waktu normal, sedangkan Simeone – yang sangat merasa frustrasi di San Siro – memilih untuk mempersingkat kontraknya dengan klub La Liga itu dengan pemotongan durasi dua tahun pada bulan September.

 

Kemudian juga, Manchester United telah dikaitkan dengan sosok Griezmann pada akhir musim ini, dan meskipun menegaskan status perubahan kontrak Simeone bukan masalah di Atletico, spekulasi atas masa depan pemain yang memiliki nama kecil ‘Grizzie’ ini terus berhembus.

 

Namun demikian, Griezmann tetap memuji Simeone dengan menjadi pengaruh besar setelah mengalami kekalahan tersebut dan membuatnya menjadi pemain yang lebih baik dari segala hal.

 

“Dia mengatakan beberapa hal yang sangat penting bagi saya, karena saya merasa itu adalah kesalahan saya, dan kami kalah karena saya gagal mengeksekusi penalti,” tambahnya, dengan Atletico kembali beraksi di babak 16 besar Liga Champions melawan Bayer Leverkusen pekan depan.

 

“Dia datang kepada saya dan mengatakan kepada saya yang sebaliknya, bahwa saya adalah sosok penting untuk tim, bahwa saya tidak perlu khawatir tentang hal itu dan bahwa sudah waktunya bagi kami untuk mulai bekerja keras lagi agar kembali ke final.”