Pirlo: Montella dan Bonucci Butuh Waktu di Milan

BolaSempak Andrea Pirlo membela pelatih AC Milan, Vincenzo Montella, dan juga Leonardo Bonucci, bersikeras bahwa keduanya butuh waktu untuk meremajakan Rossoneri.

 

Montella mendapat tekanan di San Siro karena telah menelan tiga kekalahan dalam tujuh pertandingan Serie A sebelum jeda internasional, sementara penandatanganan Bonucci yang telah dikritik karena beberapa penampilannya.

 

Musim panas lalu penuh dengan perubahan dan menjanjikan setelah pemilik baru Milan merombak skuad dengan menandatangani para pemain seperti Bonucci, Lucas Biglia, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Ricardo Rodriguez, Mateo Musacchio, Franck Kessie, Nikola Kalinic dan Fabio Borini.

 

Namun Pirlo yang pernah membela Milan selama 10 tahun – yang akan pensiun pada akhir musim MLS bersama New York City – memohon kesabaran dari berbagai pihak jika ingin tim Italia tersebut bangkit dan kembali berjaya seperti masa lalu.

 

“Montella dipecat? Saya harap tidak,” kata pria berusia 38 tahun itu kepada Gazzetta dello Sport. “Dia memiliki tim baru. Butuh waktu dan kepercayaan diri meski hasilnya tidak segera datang.

 

“Memang normal bahwa Bonucci tidak membuat Milan seperti Juventus sekarang ini. Mereka tidak bisa berharap begitu cepat. Dia adalah bek terbaik di Italia dan salah satu yang terkuat di Eropa.

 

“Tapi menuntut perubahan secara langsung, itu bukan pemikiran bijak. Dalam sebuah tim, apalagi dengan perubahan besar dari komposisi tim dan juga manajemen, butuh waktu sampai benar-benar menjadi disegani.

 

“Hal semacam itu pernah kita lihat di Manchester City atau PSG, dua raksasa dari liga masing-masing yang sekarang menjadi pesaing nyata untuk semua kompetisi. Tapi di tahun-tahun pertama, semuanya tidak berjalan mulus.

 

“Milan yang sekarang berada di titik nol, dari awal dan mungkin harus melupakan kejayaan masa lalu untuk membangun masa depan. Karena itulah saya mendukung Milan saat ini dan saya yakin mereka kan menemukan momentum untuk membalas semua kritikan.”

 

Milan – setelah kekalahan beruntun di liga – menghadapi pertandingan besar melawan Inter pada hari Minggu, dalam sebuah Derby Della Madoninna yang tentu saja menjadi tekanan tersendiri bagi Montella sebagai pelatih.