Moggi: “Ronaldo Telah Bergabung Dengan Juventus”

Luciano Moggi, Cristiano Ronaldo

bolasempak.com Menurut Luciano Moggi (mantan CEO Juventus), Cristiano Ronaldo “sudah bergabung” dengan Juventus sambil mengklaim dia mencoba untuk membawa bintang Real Madrid itu ke Italia ketika masih remaja.

 

Juara Serie A itu kabarnya telah membuat tawaran sebesar £ 88 juta untuk Ronaldo, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Los Blancos setelah sembilan musim di Santiago Bernabeu.

 

Moggi, yang memimpin dewan Juventus sejak 1994 hingga 2006 ketika ia menjadi tokoh sentral dalam skandal sepakbola Italia yang membuat dia dikenakan larangan seumur hidup dari sepakbola, mengklaim transfer sudah berada di tahap lanjutan.

 

Pria 80 tahun itu mengatakan kepada TV Italia Tele7Gold (5/7/2018): “Menurut pendapat saya, dia sudah menandatangani kesepakatan dan lulus pemeriksaan medis dengan Juventus di Munich.

 

“Inilah yang saya pikirkan setelah berbicara dengan orang-orang penting.”

 

Moggi kembali mengingat usahanya untuk membawa Ronaldo sebagai pemain Juventus pada 2002, ketika ia muncul dari akademi Sporting CP dan menjadi salah satu talenta terpanas Primeira Liga.

 

Dan masih menurut Moggi, transfer yang diusulkan melibatkan striker Chile Marcelo Salas untuk bergerak ke arah yang berlawanan meskipun tidak pernah terjadi dan Ronaldo bergabung dengan Manchester United pada 2003.

 

“Saya menerima peringatan,” kata mantan pimpinan Juve tersebut. “Saya mengirim seorang pengamat untuk melihatnya, dia adalah seorang bocah 18 tahun, tapi dia membuat saya terkesan dengan kedewasaan dan pilihannya.

 

“Di tengah hari saya membuat kontrak. Sayangnya, Marcelo Salas menolak untuk bergabung dengan Sporting Lisbon karena dia ingin kembali ke River Plate. Saya menawarkan lebih dari lima juta untuk pemain berusia 18 tahun, tetapi itu tidak bisa dilakukan.”

 

Kemudian juga, Moggi ditanya bagaimana potensi mantan klubnya itu untuk mempertahankan gelar di kompetisi lokal dan memenangkan trofi Eropa setelah masuk ke babak final dua kali dalam empat tahun terakhir.

 

“Saya selalu tahu Juventus selalu kuat di Italia, bahkan yang terkuat,” ungkapnya. “Tapi di Eropa, ada banyak faktor yang membuat tim sulit melangkah jauh atau memenangkan sesuatu.

 

“Dan mendatangkan pemain yang memenangkan kejuaraan Eropa, itu bisa jadi solusi untuk mentalitas tim.”