Karamoh Senang Bisa Wujudkan Mimpi ke Inter Milan

BolaSempak Penandatanganan baru Inter Milan, Yann Karamoh, mengatakan bahwa dia menolak berbagai tawaran dari klub lain pada batas waktu transfer demi bergabung dengan apa yang dia anggap sebagai salah satu tim terkemuka Eropa.

 

Newcastle, Southampton dan Tottenham terkait dengan pemain sayap berusia 19 tahun itu sebelum dia setuju untuk bergabung dengan Nerazzurri dari Caen.

 

Kesepakatan tersebut merupakan pinjaman dua tahun di awal, dengan Inter diharuskan membuat langkah transfer permanen dengan biaya sebesar € 6 juta.

 

Karamoh, yang mencetak 5 gol dalam 35 penampilan Ligue 1 pada musim lalu, mengungkapkan bahwa dia mengambil kesempatan penting untuk bergabung dengan tim asuhan Luciano Spalletti.

 

“Saya memiliki banyak pilihan dan saya mencoba untuk mencari tahu seperti apa keadaan mereka, tapi ketika saya mendengar tentang Inter saya langsung memblokir semuanya,” kata Karamoh kepada Inter Channel.

 

“Inter adalah impian saya, saya tidak ragu untuk datang ke Italia hanya demi satu klub ini.

 

“Saya akan mengatakan ini adalah salah satu tim terkemuka di Eropa. Semua gelar juara itu (18 Scudetto) benar-benar mengesankan saya dan ini adalah sesuatu yang saya inginkan sejak lama.”

 

Inter telah menikmati awal yang sempurna untuk musim Serie A di bawah kepemimpinan Spalletti, memenangkan dua pertandingan awal musim.

 

Karamoh membenarkan kehadiran pelatih berkebangsaan Italia tersebut karena mempengaruhi keputusannya untuk bergabung dengan Inter.

 

“Saya mengikuti Spalletti selama waktunya di Roma dan dia adalah pelatih yang luar bias, yang selalu ingin memenangkan pertandingan apapun,” kata permain Prancis U-21 tersebut.

 

“Saya berharap bahwa karakteristik saya akan memungkinkan saya untuk mengamankan tempat di tim utama. Saya merasa siap dan ingin bermain banyak musim ini.

 

“Mungkin satu trofi untuk musim perdana saya akan menjadi hal yang manis, karena Inter sudah melakukan segalanya untuk memenangkan turnamen.”

 

Karamoh bisa membuat debut untuk Inter di kandang melawan SPAL pada hari Minggu.