Howedes Akui Ada Negosiasi Dengan Klub Lain Sebelum ke Juventus

BolaSempakPemain internasional Jerman, Benedikt Howedes, mengadakan pembicaraan dengan Arsenal, Leicester dan Roma sebelum menyegel kesepakatan dengan Juventus, agen dari bek tersebut mengkonfirmasi.

 

Pemain berusia 29 tahun itu menandatangani kontrak dengan juara bertahan Italia itu dalam sebuah status pinjaman pada awal musim setelah jabatan kapten di Schalke-nya dicopot oleh Domenico Tedesco yang diangkat sebagai pelatih baru.

 

Menurut agen Howedes, Volker Struth, pemenang Piala Dunia itu mendapat ketertarikan dari Arsenal sebagai pengganti potensial untuk Shkodran Mustafi (yang dirumorkan ke Inter Milan).

 

Tapi langkah Mustafa ke sisi Italia gagal terwujud, membuat Howedes melangkah ke tempat favoritnya.

 

“Kami mengadakan pembicaraan dengan Roma, Leicester dan Arsenal karena kami mendengar bahwa Inter menginginkan Mustafi,” kata Struth kepada Sport Bild.

 

“Tapi cukup jelas bahwa jika dia meninggalkan Schalke, tujuannya adalah kota Turin. Itu adalah favorit Benni (sapaan Howedes) sejak awal.

 

“Dengan segala hormat kepada Schalke, bahkan jika ada hal-hal yang terjadi di sana, Anda ingin bergabung dengan klub seperti Juve saat mendapatkan kesempatan. Juventus adalah jackpot untuk karirnya.

 

“Saya pribadi juga mendukung perpindahan ini, karena di usia 29 tahun, dia sedang mengalami masa keemasan dan bisa merasakan tantangan baru di negara lain. Ini akan menambah kapasitasnya sebagai bek tim nasional.”

 

Kepergian Howedes dari Schalke mengakhiri tugasnya selama 16 tahun di klub Bundesliga tersebut, di mana dia datang dari tim akademi klub.

 

Juve memiliki opsi untuk menandatangani pemilik 44 caps internasional itu secara permanen dengan nilai € 13 juta, sebuah biaya yang harus mereka bayar jika dia membuat minimal 25 penampilan sepanjang musim ini.

 

Mengenai kesepakatan tersebut, Volker Struth menambahkan: “Ya, saya tahu dengan isi kontraknya sangat jelas. Dia bisa melakukannya dan pasti melakukannya karena ini adalah kesempatan besar baginya.

 

“Dia ingin memenangkan trofi, membantu klub ini sukses di Eropa. Dia juga ingin merasakan kemenangan Scudetto karena kita tahu Juve sudah mendominasi turnamen ini bertahun-tahun.

 

“Ini bukan hanya tentang masalah karir, tapi juga bagaimana dia merasa nyaman dengan sebuah klub. Sejauh ini dia merasa sangat baik dan dihargai.”