Hentikan Messi Bisa Jadi “Peluang Emas” Untuk Alisson Beker ?

bolasempak.com Lupakan David de Gea dan Thibaut Courtois, apakah Alisson ditakdirkan untuk Real Madrid?

 

Jika ia berhasil menghentikan Lionel Messi dan Barcelona di perempatfinal Liga Champions, penjaga gawang asal Brasil itu bisa meninggalkan Roma dan menuju Madrid.

 

Alisson telah membuktikan dirinya sebagai kiper nomor satu AS Roma musim ini, yang bertepatan dengan langkah Wojciech Szczesny ke Juventus, dan pemain internasional Brasil itu telah menjadi sosok tak tergantikan.

 

Didatangkan dari Internacional seharga € 8 juta sebagai pengganti Szczesny, Alisson akhirnya membuat debut Serie A pada bulan Agustus dan pemain berusia 25 tahun itu terus melanjutkan tren positif.

 

Alisson juga tidak pernah blunder di Serie A, keahliannya untuk melepaskan umpan dari gawang dan memainkan bola menjadi sangat berharga untuk Eusebio Di Francesco dan AS Roma terutama di Eropa, sementara ia memiliki persentase penyelamatan terbaik keempat (80.67%) dari kiper di lima liga besar musim ini.

 

Kemampuan itu cukup untuk membuat Ederson (kiper Manchester City) tergusur dari peran utama timnas Brasil menuju ke Piala Dunia berkat penampilan apiknya bersama Roma.

 

Roma sebelumnya kalah 2-1 dari Shakhtar Donetsk di babak 16 besar, tetapi sosok Alisson menjadi sangat penting untuk membalikkan keadaan di Ukraina.

 

Alisson yang telah mencatat 4 clean sheet di Liga Champions 2017-18, dipuji sebagai kiper “luar biasa” oleh pelatih Shakhtar Paulo Fonseca setelah menggagalkan upaya Marlos dan Taison.

 

Perkembangannya menjadi keuntungan besar bagi Roma, yang menyelesaikan comeback di ibukota Italia dan dia menjadi perhatian Real Madrid serta Liverpool.

 

“Saya akan selalu menghormati karir (Gianluigi) Buffon yang telah brilian. Tetapi saya percaya bahwa Alisson lebih unggul dalam hal teknis dengan postur yang berbeda,” kata Claudio Taffarel (eks-pemain timnas Brasil) kepada Omnisport.

 

“Dia selalu berdiri dan yakin dengan apa yang dilakukannya. Alisson benar-benar mengesankan.

 

“Ada lebih banyak waktu yang dibutuhkan untuk melihat apakah dia bisa mencapai puncak atau tidak, tetapi dia memiliki kualitas untuk tetap berada di puncak dan menjadi penjaga gawang terbaik di dunia, tidak diragukan lagi.”