Diimbangi Genoa, Montella Komentari VAR

BolaSempak Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella, yakin semangat juang timnya akan membuat mereka melewati periode sulit setelah hasil imbang 0-0 di kandang melawan Genoa.

 

Klub berjuluk Rossoneri itu gagal memenangkan empat pertandingan Serie A setelah Video Asisten Wasit (VAR) memaksa Leonardo Bonucci dikeluarkan dari pertandingan karena menyikut pemain Genoa, Aleandro Rosi.

 

Montella memuji kapten timnya karena bermain seperti “pemimpin sejati” dalam hasil imbang 0-0 dengan AEK Athens di tengah pekan, namun penampilan buruk sang bek pada hari Minggu menimbulkan keresahan bagi si pelatih.

 

Namun, mantan pelatih Fiorentina dan Sampdoria tersebut mengklaim bahwa kartu merah dalam pertandingan menjadi penyebab jatuhnya mental bertanding para pemainnya.

 

“Hari ini kami bermain 10 orang dan memberikan semua yang kami miliki. Dengan semangat ini, hasilnya akan datang,” kata Montella kepada Mediaset Premium.

 

“Saya mencoba menjelaskan kepada wasit bahwa kartu merah itu satu-satunya situasi yang meragukan untuk dikatakan menyerang pemain. (Bonucci tidak pernah melihat arah lawan lawan, karena dia berusaha masuk ke posisi dan membantu serangan dari arah luar.

 

“Saya biasa melakukan itu sepanjang waktu saat saya menjadi striker, tapi pelanggaran itu jarang diberikan pada saya karena saya berpostur pendek dan tidak akan memukul pemain lain di bagian wajah.

 

“Kami harus membayar harga yang mahal untuk insiden dan situasi yang melawan kami, tapi kami bisa keluar dari momen ini dan kami membuktikannya hari ini. Kami bersatu dan berjuang sampai akhir.”

 

Pelatih Genoa, Ivan Juric, yang merasa timnya seharusnya mengubah keunggulan di atas lapangan menjadi kemenangan kedua berturut-turut, memberikan dukungannya pada Montella.

 

“Mereka (Milan) tidak tampil buruk, percayalah,” kata Juric. “Tim itu melakukan semuanya dengan baik di lapangan dan mereka memiliki gagasan yang jelas dan pemain yang juga sangat kuat, mereka akan mengubah segalanya.

 

“Mereka akan kembali ke tempat seharusnaya, karena dan terutama mereka banyak membuat pengorbanan secara finansial dan perombakan besar dari dalam manajemen. Ini hanya masalah periode buruk dalam sebuah klub dan semuanya pasti mengalaminya.”