Diimbangi Atletico, Di Francesco Pertanyakan Kebugaran Para Pemainnya

BolaSempak Pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, mempertanyakan tingkat kebugaran timnya setelah bermain imbang 0-0 melawan Atletico Madrid di pertandingan pembuka Liga Champions.

 

Kiper Giallorossi Alisson menjadi sosok sentral ketika tim asuhan Di Francesco mencuri satu poin dari pertandingan pertamanya sebagai pelatih di kompetisi top Eropa, dimana pemain asal Brasil itu membuat serangkaian penyelamatan.

 

Sementara Di Francesco melontarkan pujian kepada pemain berusia 24 tahun tersebut, dia juga mengatakan bahwa timnya akan memperbaiki tingkat stamina, terutama di pertandingan penting.

 

“Sejujurnya saya bertanya-tanya sendiri mengapa kami tidak lebih baik dalam hal tingkat kebugaran,” katanya. “Jika Anda melihat pemain yang bertahan lebih baik, mereka adalah Diego Perotti dan Juan Jesus, yang berlatih pra-musim bersama saya.

 

“Saya pikir dengan konsistensi dan kerja keras, kami akan tampil dalam kondisi yang lebih baik, tapi kami akan mengevaluasinya dan mencoba memperbaiki tingkat kebugaran yang menurut saya sangat menentukan.”

 

Hasilnya datang di belakang kekalahan 3-1 dari Inter di Serie A, dan Di Francesco ditanya oleh wartawan apakah dia mendengar banyak penggemar di Stadion Olimpico menyuarakan ketidaksenangan mereka saat melihat Roma kalah dalam pertandingan itu.

 

“Saya tidak mendengar ejekan apapun,” dia berkeras. “Kami menghadapi tim yang kuat seperti Atletico, pada akhirnya kami memiliki sedikit keberuntungan, mungkin mendapat keberuntungan yang kami lewatkan melawan Inter, dan kiper kami membuat penyelamatan besar.

 

“Saya dipaksa untuk mengubah sistem, karena kami tidak dapat lagi menahan kondisi para pemain, namun kami menemukan lebih banyak keseimbangan.

 

“Penting untuk tidak salah menafsirkan apa yang terjadi kali ini, lalu pada tahap tertentu Alisson benar-benar menentukan, dia adalah penjaga gawang yang bagus dan kami senang bisa membawanya bersama kami.”

 

Kemudian juga, Radja Nainggolan mengungkapkan bahwa rekan-rekannya akan meluangkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan metode Eusebio Di Francesco.

 

“Kami baru memulai musim dengan pelatih baru dan butuh sedikit waktu untuk mencapai 100% untuk keseluruhan pertandingan,” kata gelandang Belgia tersebut.

 

“Kami menyelesaikan sistem baru dan satu-satunya cara untuk memperbaiki adalah melalui kerja. Butuh waktu dan kesabaran untuk menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna karena kami bukan robot.”

 

Di sisi lain pelatih Atletico, Diego Simeone mengatakan bahwa Roma “pantas mendapat poin” dan juga memilih Alisson sebagai bintang malam itu.

 

“Anda melihat sebuah tim yang bermain sangat baik, percaya pada apa yang sedang dilakukannya,” katanya. “Sayangnya, kami kehilangan satu gol, tapi saya menghargai filosofi dan penampilannya.

 

“Kami harus memuji seorang kiper, karena Alisson melakukan pekerjaan yang bagus. Tembakan itu sesuai target, selain usaha Saul (Niguez) mengenai tiang gawang.”