Di Francesco: “Schick Perlu Waktu di Roma”

bolasempak.com AS Roma tidak memberikan tekanan pada Patrik Schick meskipun musim perdananya berakhir dengan kekeringan gol, menurut pelatih Eusebio di Francesco.

 

Schick ditandatangani dari Sampdoria pada status pinjaman awal musim ini dengan opsi permanen senilai € 37 juta, tetapi serangkaian cedera telah mencegah striker muda Ceko tersebut menemukan ritme permainan di Stadio Olimpico, hanya enam kali menjadi starter di pertandingan Serie A musim ini dan baru sekali tampil di Liga Champions.

 

Pemain berusia 22 tahun itu hanya sekali mencetak gol untuk Giallorossi – di Coppa Italia pada Desember lalu – tetapi Di Francesco mengaku pemainnya itu membutuhkan waktu yang memungkinkan dia untuk “mengekspresikan dirinya”.

 

“Kami hanya perlu membiarkan Schick melanjutkan segala sesuatunya tanpa memberikan tekanan padanya,” kata pelatih itu pada konferensi terakhir, dikutip Mediaset (15/4/2018).

 

“Menjadi pemain Roma tidak mudah dan dia perlu meningkatkan banyak hal. Kami akan memberinya waktu yang dia butuhkan untuk berkembang di semua area. Saya selalu mengatakan kepadanya bahwa dia punya kemampuan fantastis dan kita semua tahu itu, tapi kadang-kadang pemain tidak dapat mengekspresikan diri karena sejumlah alasan.

 

“Saya tidak ingin terburu-buru atau menempatkan terlalu banyak tanggung jawab di pundaknya. Dia mungkin atau mungkin tidak bermain secara reguler untuk sisa musim dan jika dia bermain, saya tidak akan memaksakan penampilan bagus darinya.”

 

Di Francesco juga ditanya tentang peluang timnya di Serie A dan Liga Champions musim ini, dimana posisi empat besar cukup aman untuk didapat dan juga harus menjalani dua leg semifinal kompetisi Eropa melawan Liverpool.

 

“Serie A adalah salah satu kompetisi elit Eropa dan selalu ada kesulitan di setiap musim, kompetisi yang unik dan membutuhkan kerja keras luar biasa,” tambahnya.

 

“Tapi saya cukup senang kami bisa mempertahankan empat besar dan saya harap mempertahankannya sampai akhir musim.

 

“Liga Champions? semua pemain memberikan hal fantastis, kami berhasil lolos dari tim unggulan dan saya masih tidak percaya.

 

“Tapi sepakbola adalah olahraga yang sulit dipastikan, dan saya senang karena AS Roma bisa kembali mencatat sejarah setelah puluhan tahun (tidak mencapai semifinal). Ini akan menjadi kesempatan baik terutama melawan Liverpool, karena mereka sedang dalam kondisi terbaik dan kami tidak ingin memastikan apapun.”