Cassano: “Jangan Bandingkan Messi Dengan Dybala”

bolasempak.com Antonio Cassano mengatakan bahwa membuat perbandingan antara Paulo Dybala dan Lionel Messi akan menjadi lelucon karena bintang Barcelona tersebut berada di level lain dibandingkan Dybala.

 

Dybala menjalani musim kedua di kota Turin dengan cara yang mengesankan ketika membawa Bianconeri memenangkan gelar Serie A keenam berturut-turut, dimana striker berusia 24 tahun itu mencetak 11 gol dalam satu musim.

 

Kemampuan dribble, kreativitas dan kualitas tembakannya juga sering disandingkan dengan Lionel Messi dan bahkan dianggap sebagai pewaris bintang Argentina tersebut.

 

Meski mengalami masalah terkait perilaku di luar lapangan, Dybala tetap tampil mengesankan musim ini dengan catatan 14 gol dalam 19 penampilan di liga, namun Cassano berpikir pemilik nomor punggung 10 Juventus itu masih belum selevel Messi.

 

“Dia adalah pemain hebat tapi bukan seorang juara,” kata Cassano kepada Corriere dello Sport (10/2/2018). “Tahun lalu saat ia mengalami peningkatan luar biasa dan langsung dibandingkan dengan Messi, dan saya tertawa.

 

“Saya bahkan tidak bisa bercanda, Leo berada di level yang lain. (Gonzalo) Higuain, (Miralem) Pjanic dan (Gianluigi) Buffon adalah tiga orang juara di Serie A. Mereka punya lebih banyak pengalaman dan juga kharisma sebagai seorang juara, dan saya belum melihat hal yang sama di Serie A saat ini.”

 

Cassano juga membahas pencapaian Maurizo Sarri di Napoli, meski pelatih berusia 59 tahun membawa timnya ke puncak klasemen. Raksasa kota Naples itu berhasil tampil konsisten dalam beberapa musim terakhir, namun Sarri yang sebelumnya melatih Empoli bukanlah seorang pelatih juara bagi Cassano.

 

“Sarri membuat tim bagus bermain lebih bagus,” tambahnya. “Tapi mengelola tim juara dan mendapatkan hasil seperti (Massimiliano) Allegri, (Jose) Mourinho, Carlo Ancelotti, Fabio Capello dan Pep Guardiola jauh lebih rumit.

 

“Ada sesuatu yang harus dimiliki oleh para pelatih kelas dunia, bukan hanya prestasi tapi juga sikap dengan para pemainnya, ditambah lagi pengalaman dan akhirnya strategi yang benar-benar bisa memenangkan trofi.”

 

Ketika ditanya apakah dia ingin dilatih oleh Sarri, Cassano menjawab: “Tidak, itu tidak mungkin dan tidak perlu.”