Buffon Bantah Hubungan Buruk Dengan Benatia

bolasempak.com Gianluigi Buffon telah membantah desas-desus yang mengklaim bahwa dia memiliki hubungan yang buruk dengan rekan satu timnya, Medhi Benatia, sambil menuduh media berusaha untuk memproduksi berita yang salah.

 

Berbagai kabar di Italia mengatakan bahwa kedua pemain Juve itu beradu argumen setelah kekalahan 1-0 dari Napoli pada Minggu malam yang memangkas keunggulan sang juara bertahan Serie A menjadi satu poin.

 

Banyak yang menyoroti penampilan Benatia karena gagal mencegah Kalidou Koulibaly untuk menyundul bola pada menit ke-90, sementara kurang dari dua minggu sebelumnya pemain tersebut juga dianggap bersalah karena melanggar pemain Real Madrid sekaligus menyebabkan penalti yang membuat Juve gugur di perempatfinal Liga Champions.

 

Buffon juga mendapat kartu merah karena terlalu keras memprotes keputusan resmi Michael Oliver dalam pertandingan itu, tetapi kiper veteran Italia itu menegaskan dia tidak memiliki masalah dengan Benatia, sekaligus menjadi bantahan terkait laporan itu sebagai “gosip”.

 

“(Kabar semacam) ini mencoba untuk mengacaukan lingkungan dan merusak kepercayaan diri dan kebersamaan dari suatu kelompok,” kata Buffon kepada Juventus TV (25/4/2018).

 

“Hal seperti ini normal dan saat sesuatu yang selalu terjadi sejak saya berada di Juventus, saya merasa logis dan benar untuk berbicara dan itulah yang telah saya lakukan.

 

“Tidak seorangpun, setidaknya dalam 17 tahun saya di Juventus, telah mengambil keputusan sendiri untuk menunjuk rekan satu tim lain dan menyalahkan mereka karena kekalahan, dan ini tidak akan pernah terjadi ketika saya menjadi kapten tim ini.

 

“Saya ingin menambahkan bahwa Medhi adalah orang yang sangat hormat, sopan, yang berkontribusi pada penyebab dan membentuk bagian dari kelompok luar biasa ini.

 

“Saya minta maaf bahwa saya terpaksa mengatakan ini tetapi saya harus melakukannya, karena dalam berita tertentu, jika tidak fitnah atau setidaknya palsu, saya percaya bahwa klarifikasi adalah cara melindungi kelompok dan Medhi yang adalah pria yang fantastis.”

 

Meski kalah dari Napoli, Juve tetap unggul untuk memenangkan Scudetto ketujuh berturut-turut dan juga akan mengikuti final Coppa Italia melawan AC Milan. Dan Buffon menyerukan persatuan antara pemain dan penggemar untuk mengakhiri musim dengan cara terbaik.

 

“Kalau tidak, kami akhirnya akan bermain dengan cara tertentu dan orang-orang yang selalu mencari berita yang bias menyebabkan masalah bagi kami, tanpa pernah berhasil,” tambahnya.

 

“Pada saat ini, saya ingin tim dan dunia Bianconeri bersatu dan menciptakan dinding perlindungan yang memungkinkan kami menjalani 20 hari ini seperti tim Juventus sejati.”