Bonucci Sempat Pikirkan Dua Klub Ini Sebelum Bertahan di Juventus

Bonucci Sempat Pikirkan Dua Klub Ini Sebelum Bertahan di Juventus

BolaSempakBek andalan Juventus, Leonardo Bonucci, mengklaim ia merasa sulit untuk menolak penawaran dari Barcelona dan Manchester City, serta menyebut Pep Guardiola sebagai pelatih terbaik di dunia.

 

Guardiola mengambil alih kepelatihan di City pada Juli tahun lalu, setelah mengungkapkan kekagumannya pada Bonucci dimana Bayern Munich (yang dilatih Guardiola saat itu) sempat bentrok dengan Juve di Liga Champions musim lalu.

 

Kepala eksekutif City, Ferran Soriano, menyatakan Bonucci menghubungi klub Premier League tersebut untuk menjajaki pengalaman mereka terkait langkah potensial, meskipun Juventus tidak tertarik untuk menjual si pemain.

 

Bonucci menandatangani kontrak baru yang berjalan hingga tahun 2021 di Turin pada bulan lalu dan ia memiliki pandangan untuk sukses Eropa selain dominasi Juventus di liga domestik, namun dia mengatakan kepada Corriere dello Sport bahwa sempat memikirkan tawaran dari Barcelona.

 

“Mengatakan tidak untuk Barcelona dan Manchester City itu tidak mudah,” katanya. “Bagaimana mungkin Anda menolak bermain untuk pelatih terbaik di dunia ?

 

“Saya membuat keputusan dan merenungkan segala sesuatunya cukup lama. Itu bukan pilihan yang mudah karena ada penawaran dari Guardiola, pelatih terbaik dunia saat ini.

 

“Tapi sekarang saya senang di Juventus. Saya ingin menang di Italia dan mulai melakukannya di Eropa.

 

“Di Serie A, kita tidak terlalu mendapatkan tekanan dan memahami seperti apa karakter liga dengan lawan-lawannya. Sedangkan di Eropa, kita perlu sikap tegas dan dengan performa terbaik.”

 

Bonucci juga membahas spekulasi terkait Paulo Dybala yang menolak menjabat tangan Allegri ketika dia digantikan pemain lain dalama kemenangan 2-0 atas Sassuolo pada hari MInggu (29/01/2017).

 

Dybala memiliki empat gol dalam enam penampilan sejak pergantian tahun, setelah memiliki awal musim yang kurang mengesankan.

 

“Paulo menyadari bahwa ia bertindak tidak sopan kepada seluruh tim dan klub ini, bukan hanya Allegri,” tambah Bonucci.

 

“Dia meminta maaf dan kami telah memaafkannya karena dia masih muda. Dia ingin memberikan lebih banyak hal di pertandingan melawan Sassuolo.

 

“Itulah sebabnya dia bereaksi seperti itu. Dybala sangat penting bagi kami.”