Bagi De Laurentiis, Antonio Conte Terlalu Ambisius Untuk Napoli

Aurelio De Laurentiis, Antonio Conte

bolasempak.com Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengatakan dia memilih Carlo Ancelotti daripada Antonio Conte karena pria asal Italia itu tidak bersikap kepada pemain seperti manajer Chelsea tersebut.

 

Mantan pelatih Bayern Munich itu menggantikan Maurizio Sarri pada kontrak tiga tahun pekan lalu, dimana sang juru taktik veteran itu kembali ke Serie A untuk pertama kalinya sejak meninggalkan AC Milan pada tahun 2009.

 

Conte, yang dilaporkan akan digantikan oleh Sarri di Stamford Bridge, juga dalam pembicaraan dengan De Laurentiis, namun tuntutannya terlalu banyak bagi pemilik Napoli tersebut.

 

Berbicara tentang kedatangan Ancelotti, De Laurentiis mengatakan pada Sky Italia (30/5/2018): “Saya berharap dia tetap bersama kami untuk 10 tahun kedepan, tapi saya selalu harus memikirkan tentang kebaikan klub.

 

“Saya akan selalu bertindak dengan objektivitas dan tidak membiarkan diri saya diambil oleh antusiasme. Jangan khawatir, dengan Carlo kami akan melakukan apa yang harus kami lakukan.

 

“Dengan Carlo, kami merasa selama bertahun-tahun bahwa dia adalah sosok yang selalu memberi rasa ketenangan. Ketika dia meminta saya tentang beberapa pemain dan saya berkata ‘tidak’, dia tidak bersikeras seperti Conte. Dia mengerti dan melakukannya dengan sangat lembut.

 

“Jika dia datang ke sini, itu karena dia suka klub, kota dan tim saat ini. Dia bukan orang yang akan menggunakan Napoli sebagai batu loncatan.

 

“Saya tidak akan pernah lupa ketika Conte merayu saya untuk (Kalidou) Koulibaly, naik hingga € 58 juta dengan Chelsea. Saya mengatakan kepadanya: ‘apa yang bisa saya lakukan dengan € 58 juta?’. Uang adalah sarana, bukan tujuan.”

 

Sarri membawa Napoli meraih dua runner-up dalam tiga musim terakhir, setelah hampir menggulingkan Juventus musim ini.

 

Pria 59 tahun itu sempat melakukan pembicaraan dengan Napoli mengenai perpanjangan kontrak, namun De Laurentiis beralih ke Ancelotti di tengah hubungan Sarri yang berkembang dengan Chelsea.

 

“Tidak ada latar belakang untuk kepergian Sarri,” De Laurentiis menjelaskan. “Pada titik tertentu saya mengatakan kepada pers bahwa waktunya sudah berakhir. Saya bertanggung jawab atas sebuah bisnis, dan saya tidak dapat menunggu orang lain tersedia ketika mereka harus selalu tersedia untuk klub.”

 

De Laurentiis menambahkan: “Saya memberinya waktu, tetapi kemudian waktu berakhir dan saya membawa Carlo Ancelotti ke Napoli. Kami mulai bekerja sama selama dua hari di Roma dan kemudian di London, lalu di Kanada.”