Young: MU Tidak Hanya Bidik Empat Besar

BolaSempak – Ashley Young mengajak Manchester United untuk membidikkan pandangan mereka lebih tinggi dari sekedar merebut peringkat empat besar musim ini.

 

Klub berjuluk The Red Devils menghabiskan mayoritas kampanye mereka di musim 2016/2017 untuk mengejar klub lain dalam perebutan zona kualifikasi Liga Champions. Mereka masih terus menjaga kans mereka untuk mengejar, dengan kemenangan 2-0 atas Chelsea membuat mereka tertinggal 4 poin dari Manchester City, tetapi MU masih memiliki satu laga tersisa.

 

Young yang didapuk sebagai kapten pada laga menghadapi sang pemuncak klasemen tersebut meyakini kalau masih banyak yang bisa diincar oleh klub. Ia mengatakan kepada para wartawan kalau MU juga masih berada dalam kompetisi Europa League.

 

“Ada standar tinggi yang diterapkan oleh klub sejak saya bergabung dan kami ingin untuk mencapai standar tersebut. Semua orang membicarakan bagaimana kami ingin finis di peringkat keempat, tetapi saya adalah tipe orang yang ingin mencapai lebih banyak dibandingkan hal itu. Saya ingin finis lebih tinggi dari peringkat empat. Kami ingin melaju ke babak semifinal Europa League. Jika kami bermain seperti saat melawan Chelsea, maka saya yakin kami akan melewati hadangan Anderlecht dan masuk ke semifinal. Kami mengincar posisi tertinggi yang mungkin kami raih,” tukas pemain berusia 32 tahun tersebut.

 

Young musim ini tampak menjadi pemain yang akan dilego di akhir musim, tetapi ia menjadi kapten dalam kemenangan penting melawan Chelsea. Walau ia menunjukkan kualitas kepemimpinan yang cukup mumpuni, tetapi performa dari pemain lain yang menangkap perhatian publik ssepakbola.

 

Ander Herrera mengkreasikan satu gol dan juga mencetak satu gol lainnya sambil mengawal Eden Hazard secara luar biasa selama 90 menit. Penyerang muda Marcus Rashford juga tampil impresif, dan Young percaya kalau sang pencetak gol pertama tersebut ditakdirkan menjadi pemain yang besar.

 

“Saya mengatakan hal ini sejak ia menembus tim dari tim muda. Anda dapat melihat bahwa ada sesuatu yang spesial mengenai dirinya. Ia bermain dengan rasa lapar yang terasa natural bagi dirinya. Ketika ia melakukan berbagai hal dengan cepat, saya rasa tidak banyak bek di dunia ini yang dapat menghentikannya. Ketika ia dapat menemukan celah di belakang lini pertahanan, ia adalah sebuah ancaman. Ia memiliki masa depan besar di depannya, bukan hanya Manchester United, tetapi juga tim nasional Inggris.” (AA)