Yaya Toure Kritik Guardiola: “Mungkin Dia Cemburu Pada Saya”

Yaya Toure, Pep Guardiola

bolasempak.com Yaya Toure telah menuduh Pep Guardiola cemburu dan mengklaim manajer Manchester City itu memperlakukannya seperti “saingan” selama musim terakhir gelandang tersebut dengan klub.

 

Pemain asal Pantai Gading itu membantu City meraih gelar ketiga Premier League pada akhir kontraknya, meskipun ia adalah pemain paruh waktu musim 2017-18 dan hanya memiliki satu pertandingan sebagai starter.

 

Guardiola memang memilih mantan pemain terbaik Afrika tersebut untuk pertandingan terakhir di kandang melawan Brighton & Hove Albion bulan lalu, dengan klub berhasil meraih kemenangan 3-1 di Etihad Stadium.

 

Namun, Toure percaya sejarah sebelumnya dengan sang manajer, yang menjualnya pada tahun 2010 ketika melatih Barcelona, menyebabkan hubungan yang tidak nyaman selama tahun terakhir mereka di Inggris.

 

“Saya pikir saya berurusan dengan seseorang yang hanya ingin membalas dendam pada saya,” kata Toure dalam wawancara dengan France Football (6/6/2018).

 

“Saya tidak tahu mengapa tapi saya memiliki kesan bahwa dia cemburu, bahwa dia menganggap saya sebagai saingan. Di sana kalian melihat kami, maka tampak ada pemandangan aneh.

 

“Dia berputar-putar di sekitar saya tanpa berkata apa-apa, memperhatikan saya, mengukur saya, tetapi tidak berbicara dengan saya. Namun dia tahu bahwa saya berbicara bahasa Catalan, Spanyol dan Inggris. Seharusnya cukup untuk berkomunikasi.

 

“Setiap kali kami berpapasan, dia tampak malu. Seakan saya membuatnya sedikit sadar diri. Seakan juga, dia mengerti bahwa saya mengenalnya dengan sempurna.”

 

Toure juga menduga Guardiola menggunakan ‘mind-games’ pada para pemainnya di City, bahkan mengatakan beberapa pemain di skuad akhirnya “membenci” manajer karena metodenya.

 

“Pep suka mendominasi dan ingin semua pemain patuh,” Toure menambahkan. “Saya tidak suka hubungan semacam ini. Saya menghormati manajer saya tetapi saya bukan orang semacam itu.

 

“Seperti semua pemain, saya telah bertengkar dengan manajer tim. Tetapi pada titik tertentu, pria yang tidak mengerti satu sama lain berdamai. Ini tidak mungkin dengan Pep, dia sangat kaku.

 

“Para pemain lain tidak akan pernah mengakuinya secara terbuka, tetapi beberapa telah mengatakan kepada saya bahwa mereka akhirnya membencinya. Karena dia memanipulasi dan banyak bermain dengan pemikiran setiap orang.”

 

Ketika dihubungi oleh Omnisport, Manchester City menolak berkomentar mengenai tuduhan lebih lanjut yang dibuat oleh Toure dalam wawancara terakhir.