Wenger Harus Lebih Percayai Ramsey

BolaSempak – Ada banyak pemain dalam skuad Arsenal saat ini yang belum mencapai puncak potensi mereka, dan Aaron Ramsey jelas merupakan salah satu dari mereka.

 

Di usia 26 tahun, Ramsey sudah hampir bermain selama satu dekade di bawah bimbingan Arsene Wenger, dimana ia selalu mengalami kesulitan untuk menjadikan satu tempat pemain inti The Gunners sebagai miliknya sendiri. Kasus cedera patah kaki Ramsey akibat ditekel oleh bek Stoke City, Ryan Shawcross pada tahun 2010 menjelaskan sebagian hal mengapa perjalanan karirnya tidak berjalan semulus yang direncanakan, tetapi jelas bukan hanya faktor tersebut.

 

Laga hari Senin kemarin menghadapi Middlesbrough melihat Ramsey berhasil mencatatkan akurasi umpan sukses sebesar 91 persen dari 67 umpan, 11 kali merebut bola dan satu assist untuk Mesut Ozil yang membantu mengamankan tiga poin krusial. Ini adalah sebuah penampilan yang membaik dari seorang pemain yang hanya tampil sebagai starter sebanyak delapan kali dalam sebuah musim yang sangat sulit baginya. Umpan-umpan matang, pergerakan cerdas dan kemampuan untuk menembus wilayah pertahanan lawan menjadikan Ramsey sebagai pemain krusial bagi tim yang kepercayaan dirinya sedang berada di titik rendah ini.

 

Pergerakan Ramsey sepanjang lapangan sangat cerdas dan membantu skema penyerangan Arsenal dengan baik. Ia dapat berkombinasi dengan baik dengan pemain seperti Ozil dan Alexis Sanchez. Kedua pemain jelas sangat menikmati bermain dengan pemain asal Wales ini, yang tampil gemilang di ajang Euro 2016 bersama tim nasional Wales yang membuatnya kerap dianugerahi gelar man of the match.

 

Wenger sempat membandingkan Ramsey dengan mantan gelandang Chelsea, Frank Lampard, dan walaupun kemampuan mencetak golnya sangat dibatasi musim ini, kemampuannya untuk bermain di berbagai posisi dapat membuatnya dipilih untuk beberapa laga ke depan.

 

“Ia adalah pemain box to box, jadi secara keseluruhan ia dapat mendorong tim maju. Ini yang kami inginkan dalam tim. Ia dapat bermain menjadi gelandang bertahan, ia juga dapat bermain di sayap jika dibutuhkan. Tentu ia tidak senang bermain disana, tetapi ia bisa. Ia memiliki kualitas seperti Lampard, dimana ia gemar masuk ke dalam kotak pinalti dan melakukan tendangan dari jarak jauh,” tukas Wenger.

 

Musim ini, Ramsey mendapati kalau kesempatan bermain sulit didapatkan dan posisi no. 10 favoritnya diisi secara permainan oleh Mesut Ozil sampai pemain asal Jerman tersebut meninggalkan klub, yang tampaknya pasti akan terjadi entah kapan.

 

Santi Cazorla adalah andalan lini tengah dari Wenger. Ia merupakan pemain berbakat dengan teknik yang luar biasa dan kedua kaki yang sama bagusnya, tetapi ketidakmampuannya untuk tetapi fit membuat Wenger harus mencari orang lain sebagai andalan baru lini tengah Arsenal. Dan ia tidak harus melihat lebih jauh dari timnya sendiri, dimana Ramsey hanya membutuhkan kesempatan untuk membuktikan diri sebagai jenderal lini tengah. (AA)