Trofi Europa League Buat Rooney Frustrasi

BolaSempak – Wayne Rooney mengakui kalau ia mempertanyakan apakah dirinya pantas untuk mengangkat trofi EFL Cup dan Europa League, setelah memperkirakan bahwa ia akan pergi dari Manchester United sejak bulan November tahun lalu.

 

Everton membawa Rooney kembali ke Goodison Park pada hari Senin dengan kontrak berdurasi 2 tahun, mengakhir karir 13 tahun mantan kapten United tersebut di Old Trafford. Rooney meninggalkan United sebagai pencetak gol terbanyak klub dengan torehan 253 gol dari 559 pertandingan. Ia juga memenangkan 5 gelar juara Liga Primer Inggris dan satu Liga Champions di antara 12 trofi mayor yang dimenangkan.

 

Trofi terakhir dari daftar tersebut datang di penampilan terakhir Rooney bagi United saat mengalahkan Ajax Amsterdam di partai final Europa League, tetapi sang penyerang mengatakan kalau ia sudah tahu bahwa ia akan pergi ketika merayakan keberhasilan tersebut, setelah hanya dimainkan sejak menit awal sebanyak 15 kali di ajang liga domestik.

 

“Itu adalah waktu yang membuat saya frustrasi. Hal yang paling berat adalah saat mengangkat kedua trofi, EFL Cup dan Europa League. Anda tidak merasa seperti Anda pantas karena Anda tidak menjadi bagian dari pertandingan. Itu sangat sulit dilakukan. Anda jelas merasa senang karena menang, tetapi Anda tidak merayakannya dengan berlebihan,” jelas Rooney.

 

“Terasa frustrasi apabila Anda tidak bermain. Mereka yang bermain menjalani sesi pemulihan selama dua hari sementara mereka yang berada di bangku cadangan atau tidak di dalam skuad berlatih bersama, jadi Anda tidak benar-benar berlatih bersama tim utama.”

 

“Sekitar bulan November saya sudah tahu bahwa saya mungkin akan pindah. Saya berbicara pada Jose di bulan Januari untuk mengetahui pendapatnya dan ia selalu mengatakan bahwa ia ingin saya bertahan untuk membantu tim sampai akhir musim. Saya melakukan hal itu.”

 

“Saya membantu di pertandingan dimana ia memainkan saya, tetapi saya tahu saya harus pergi untuk melangkah maju dalam karir saya. Ini adalah momen yang sedih karena saya telah berada di klub selama 13 tahun, tetapi saya juga harus memikirkan karir saya.” (AA)