Souness: Henderson Buat Liverpool Lebih Baik

BolaSempak – Liverpool memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk memenangkan trofi dengan keberadaan kapten klub, Jordan Henderson di dalam tim. Demikian menurut pundit sepakbola, Graeme Souness.

 

Kapten The Reds tersebut mengalami cedera pada bulan Februari, memaksanya untuk absen untuk sisa musim 2016/2017. Tanpa Henderson, mereka tetap mampu untuk menembus zona empat besar untuk berlaga di Liga Champions, tetapi mereka masih harus memperpanjang penantian untuk meraih gelar juara.

 

Souness percaya bahwa Henderson akan memiliki peran yang sangat penting untuk menyelesaikan misi tersebut ketika ia telah kembali ke kondisi terbaik, dengan gelandang tim nasional Inggris tersebut menjadi bagian vital yang kontribusinya kepada tim kadang tidak terlihat oleh orang.

 

“Dari segi permainan di lapangan, mereka sangat kehilangan Henderson. Anda tidak akan selalu menguasai pertandingan, tidak peduli tim apapun Anda, Anda tidak akan pernah selalu berhasil menguasai laga, dan ia sangat bagus dalam membuat lawan pergi ke area atau membuat umpan yang tidak mereka inginkan,” tukas Souness kepada situs resmi Liverpool.

 

“Selain itu, saya pikir ia juga meningkat dengan tekniknya sendiri. Ia kini dapat membuka permainan melalui umpan pendek dan juga umpan panjang. Ia memberikan pengaruh yang sangat besar. Menurut saya, jika ia berada dalam kondisi fisik terbaik, ia seharusnya menjadi nama pertama di daftar pemain.”

 

“Menjadi kapten di klub seperti Liverpool merupakan tanggung jawab yang sangat besar. Anda akan selamanya dibandingkan dengan orang lain sebelum Anda. Ia tampak seperti seorang dengan karakter yang stabil, yang akan membantunya ketika beberapa hal tidak berjalan baik. Kita sekarang hanya perlu mulai memenangkan trofi, dan dengan kembalinya Henderson, peluang kita akan jauh lebih besar.”

 

Permasalahan seputar cedera yang menerpa Henderson membuatnya hanya mampu bertandingan dalam 24 pertandingan di Liga Primer Inggris musim 2016/2017, setelah hanya tampil 17 kali di musim sebelumnya. Tetapi ia masih merupakan bagian penting dari rencana pelatih Jurgen Klopp dan terikat kontrak yang baru akan habis di tahun 2020. (AA)