Soal Kemenangan Atas City, Jurgen Klopp: “Sangat Bagus Bisa Kalahkan Tim Terbaik Dunia”

bolasempak.com Jurgen Klopp senang dengan kemenangan Liverpool atas Manchester City di Anfield, tetapi tidak ingin meremehkan tim asuhan Pep Guardiola jelang leg kedua pekan depan di perempat final Liga Champions.

 

Liverpool menjadi satu-satunya tim yang berhasil mengalahkan City di Premier League musim ini ketika mereka meraih kemenangan 4-3 pada Januari lalu dan pasukan Guardiola bertandang ke sisi Merseyside pada tengah pekan ini.

 

Gol ke-38 dari Mohamed Salah musim ini membuat Liverpool unggul dalam 11 menit dan seperti yang terjadi di liga, Alex Oxlade-Chamberlain juga mencetak gol dari jarak jauh yang spektakuler.

 

Sadio Mane mencetak gol ketiga untuk menyegel satu kaki di semifinal, tetapi Klopp tidak ingin terbawa suasana ketika membahas tentang City sebagai tim terbaik di dunia.

 

“Kami mengalahkan tim terbaik di dunia, itu kinerja yang cukup bagus,” katanya seperti dilansir Sky Sports (5/4/2018).

 

“Saya tidak memikirkan hal semacam itu. Saya tidak pernah menjadi bagian dari tim terbaik di dunia, tetapi saya selalu tahu bagaimana cara mengalahkan mereka. Ini benar-benar langka karena mereka sangat baik.

 

“Dengan semua hal yang bisa saya katakan sekarang, sepertinya ada hal yang sangat positif dan membuat mereka marah. Jika saya menjawab pertanyaan Anda seperti yang Anda inginkan, Pep bisa membuat pertanyataan mengejutkan di media.

 

“Saya hanya memikirkan ke babak berikutnya, dan saat ini belum sampai kesana, jadi kenapa kami harus merayakannya?”

 

Klopp mengutip pengalaman dari masa lalunya untuk menunjukkan di mana setiap rasa puas bisa mempersulit Liverpool.

 

Pada tahap perempat final di musim 2013-14, Borussia Dortmund kalah 3-0 dari Real Madrid, tetapi raksasa Jerman itu berusaha mengejar agregat dengan kemenangan 2-0 di Signal Iduna Park.

 

“Saya sudah cukup lama dalam bisnis ini,” tambahnya. “Bertahun-tahun lalu saya bersama Dortmund melawan Real Madrid. Kami kalah 3-0 dan semua orang mengatakan kami sudah selesai.

 

“Saya benar-benar marah tentang itu dan di kandang kami menang 2-0 dengan enam atau tujuh perubahan dalam tim, dan semua orang yang melihat pertandingan tahu kami seharusnya menang 5-0.

 

“Jujur saja saya juga kecewa, karena dalam sepakbola apapun bisa menjadi mungkin. Dan kemenangan saat ini bisa saja berubah dalam 180 menit secara penuh.”