Puja Puji Claude Puel Untuk Gabbiadini

BolaSempak – Uang sebesar 15 juta poundsterling yang dikeluarkan oleh Southampton untuk menebus Manolo Gabbiadini dari klub Serie A Italia, SSC Napoli pada bulan Januari silam bukanlah jumlah uang yang sedikit. Tetapi mahar tersebut rasanya menjadi pantas, bahkan terlalu murah jika dilihat pada penampilan sang pemain sejak hijrah ke klub barunya. Gabbiadini menjadi pahlawan baru publik St. Mary’s Stadium berkat kucuran golnya yang seolah tak pernah berhenti.

 

Tidak banyak pihak yang memprediksikan kalau Gabbiadini akan gagal total di Inggris. Namun tidak banyak juga pihak yang mengira kalau pemain berusia 24 tahun tersebut akan bertransformasi dari penyerang pelapis di Napoli menjadi juru gol utama dari Southampton di liga sekelas Liga Primer Inggris. Sejak berseragam The Saints di akhir bulan Januari, Gabbiadini telah tampil di empat pertandingan dan mencetak enam gol. Ia menuliskan namanya sendiri dalam buku rekor Southampton sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol di empat laga pertamanya sepanjang sejarah klub.

 

Permainannya tampak sangat cocok untuk bermain di ranah Britania. Gabbiadini merupakan seorang penyerang yang memiliki fisik prima, sesuatu yang sangat ‘Inggris’ ketimbang penyerang Italia tradisional yang mengandalkan teknik. Dengan tinggi badan mencapai 186 cm, Gabbiadini juga kuat dalam duel bola udara. Penyelesaian akhirnya juga tidak perlu diragukan lagi. Wajar kalau pelatih Southampton, Claude Puel melontarkan sejuta pujian kepada sang pemain setelah ia mencetak gol keenamnya dalam kemenangan dramatis 4-3 atas Watford City.

 

“Pertandingan yang sulit bagi Gabbiadini karena ia ditempel tiga bek tengah lawan, tapi ia tetap mampu mencetak gol. Selanjutnya, mungkin butuh empat bek untuk menjaganya. Tentu saja saya senang. Dia fantastis, mampu memberikan kepercayaan diri bagi para pemain lainnya. Semoga performa baiknya terus berlanjut,” tukas Puel dengan canda di awal komentarnya.

 

Pembelian Gabbiadini oleh Southampton dikarenakan cederanya penyerang utama Charlie Austin. Kini, Austin tidak memiliki jaminan di tim utama bahkan ketika ia telah pulih. Ia harus bekerja keras, sangat keras untuk dapat menggeser Gabbiadini. (AA)