Puel Sesalkan Gol Gabbiadini Yang Dianulir

BolaSempak – Southampton gagal meraih gelar juara EFL Cup karena dikalahkan oleh Manchester United pada partai final yang diadakan di stadion Wembley, tetapi para pemain The Saints patut berbangga karena mereka bermain dengan sangat baik, bahkan dapat dikatakan lebih baik daripada MU sendiri. Pelatih Southampton, Claude Puel memuji penampilan anak-anak asuhnya, namun juga menyayangkan keputusan wasit yang menganulir gol Manolo Gabbiadini di awal babak pertama.

 

Gabbiadini yang didatangkan oleh Southampton di bursa transfer musim dingin Januari silam dari Napoli melanjutkan performa positifnya sejak berseragam The Saints. Crossing mendatar dari Cedric Soares mampu diselesaikan oleh Gabbiadini, namun hakim garis mengangkat bendera tanda offside sehingga skor tidak berubah. Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa Gabbiadini berada dalam posisi onside. Memang ada pemain Southampton yang berada dalam posisi offside yaitu Ryan Bertrand yang berada di sebelah Gabbiadini, tetapi bek kiri asal Inggris tersebut tidak mengganggu pandangan kiper ataupun memberikan pengaruh pada laju bola.

 

Menanggapi hal tersebut, Puel mengatakan kalau Gabbiadini mencetak tiga gol malam kemarin, yang salah satunya tidak diakui.

 

“Manolo Gabbiadini mencetak tiga gol bagus pada hari ini. Tentu saja ada banyak kekecewaan. Kami tidak beruntung sepanjang laga, contohnya adalah gol pertama Gabbiadini yang sebenarnya adalah gol yang bagus. Tetapi keputusan wasit merugikan kami. Mungkin jika gol itu disahkan, hasil laga bisa berbeda. Selalu baik untuk unggul 1-0 lebih dahulu,” tukas Puel dalam konferensi pers seusai laga.

 

Pelatih asal Perancis tersebut juga tak lupa memuji performa anak asuhnya dan berharap pasukannya dapat mempertahankan performa hingga akhir musim. Ia juga mengucapkan selamat kepada Manchester United yang berhasil mengangkat trofi.

 

“Selamat kepada Manchester United yang sangat klinikal di depan gawang. Saya merasa sedih untuk pemain saya. Kami bermain dengan baik, menciptakan banyak peluang, dan sempat menyamakan kedudukan setelah tertinggal 2 gol. Saya bangga dengan mereka. Kami bermain dengan baik tanpa mendapatkan hadiah. Tapi inilah sepakbola. Ada kekecewaan, tapi semoga performa ini berlanjut hingga akhir musim.” (AA)