Pembuktian Diri Wilfried Zaha

BolaSempak – Wilfried Zaha menikmati sesuatu yang seperti kebangkitannya di musim ini. Setelah gagal di Manchester United, winger yang kini berseragam Crystal Palace tersebut bangkit dan kini menjadi salah satu pemain sayap paling berbahaya di Liga Primer Inggris.

 

Dikaitkan dengan kepindahan ke Tottenham musim panas ini, pemain berusia 24 tahun ini memiliki kesempatan sempurna untuk menunjukkan kepada Mauricio Pochettino apa yang bisa ia dapatkan pada hari Kamis dini hari ketika Spurs bertandang ke Selhurst Park dengan masih menjaga kans mereka meraih gelar juara.

 

Kegemaran Pochettino terhadap pemain yang dinamis dan multifungsi membuatnya dikabarkan menjadikan Zaha sebagai target utama. Problem cedera yang dialami oleh Erik Lamela musim ini menjadikan Son Heung-min dan Moussa Sissoko  mengisi posisi tersebut. Jika Son meningkatkan performa, ia lebih efektif bermain di sayap kiri dimana ia bisa menusuk ke dalam, maka Sissoko tidak bisa diharapkan. Pemain yang baru dibeli senilai 30 juta dari Newcastle United di awal musim ini bisa saja dijual di bursa transfer musim panas.

 

Zaha kemudian menjadi pembelian yang masuk akal, kendati ia tidak akan datang dengan murah. Dari 32 penampilan musim ini, Zaha telah mencetak 6 gol dan juga memberikan sembilan assist. Menurut Football Observatory, Zaha merupakan pendribel terbaik kelima dari lima liga top Eropa. 89,9% dribel suksesnya hanya kalah dari Adama Traore, Eden Hazard, Allan Saint-Maximin dan Neymar. Angka tersebut bahkan lebih baik dari Lionel Messi dan Alexis Sanchez.

 

Dinamika permainannya dan juga kecepatan dari sang pemain bukan merupakan satu-satunya atribut penting yang dimiliki Zaha. Ia tidak memiliki masalah untuk mengejar lawan ke belakang untuk membantu bek sayap timnya. Ia juga tampil gemilang di partai-partai besar. Pemain tim nasional Pantai Gading ini mencetak dua assist dalam kemenangan 3-0 melawan Arsenal, dan mencetak satu serta mengkreasikan satu dalam kemenangan 2-1 atas Chelsea.

 

Para penggemar Manchester United pun sepertinya tidak akan memiliki masalah jika Zaha kembali ketika pemain seperti Jesse Lingard yang baru mencetak satu gol dan dua assist di liga musim ini diganjar kontrak baru dengan gaji 100 ribu per pekan. Tetapi tampaknya sang pemain akan bergabung dengan Tottenham, dengan Pochettino yang jenius dalam memoles talenta muda akan membantunya dengan luar biasa. Zaha memiliki segalanya untuk menjadi pemain kelas dunia. (AA)